Kirab bersih Dusun Dawe Mojogedang Karanganyar

Sambutan Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Disdikbud

 

Karanganyar – Untuk melestarikan budaya jawa, Pemerintah Desa Mojoroto bersama warga mengadakan kegiatan bersih dusun dan kirab di kawasan wisata religi sendang bejen, Dusun Dawe, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jum’at (16/08).

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun karena di Dusun Dawe terdapat tempat bersejarah yaitu petilasan Raden Mas Said Gusti Pangeran Samber Nyawa. “Selain melestarikan petilasan, kami juga akan menjadikan kawasan ini menjadi destinasi wisata yang religi dan untuk tahun depan kami akan kembangkan dengan membuat sebuah kolam renang untuk mengembangkan inovasi desa kami agar dapat mendongkrak pendapatan asli desa dan mengembangkan UMKM di desa Mojoroto” tutur Kades Mojoroto, Ngatman.

Sambutan Kepala Disdikbud, Drs. Tarsa yang mewakili Bupati Karanganyar mengatakan “Budaya digunakan untuk berkumpul agar rukun sehingga dapat menambah rasa syukur kepada Allah SWT dan dapat hidup yang guyub rukun bersama-sama”.

Petilasan sendang bejen berdiri sekitar tahun 1743. Kawasan ini dulunya menjadi tempat penyusunan strategi oleh Raden Mas Said untuk perang melawan penjajah dan terdapat pohon besar yang berumur sekitar 300 tahun. Petilasan ini sudah diakui oleh Mangkunegaran dan Kabupaten Karanganyar sehingga perlu tindak lanjut untuk melestarikan agar tidak punah.

Sumber air yang berada di petilasan ini tidak pernah surut saat musim kemarau sehingga banyak masyarakat luar kota yang berkunjung di tempat ini yang mengambil air untuk diminum. Para pengunjung biasanya berkunjung pada malam jum’at dan menghabiskan waktunya untuk bermeditasi. (Ina/Krs)