Bupati Juliyatmono Berharap Kabupaten Karanganyar Menjadi Pelopor Untuk Kehidupan Yang Damai Dan rukun

Kominfo
Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar Agus Cipto Waluyo saat sampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan Gelar Budaya Nusantara didampingi semua perwakilan komunitas suku yang ada di Karanganyar, Rabu(27/02).

Karanganyar – 27 Februari 2019

“ Indonesia Damai Dan Bebas Narkoba “ adalah tema yang diusung oleh FPBI dan F4GN Kab.Karanganyar dalam penyelenggaraan Gelar Budaya Nusantara di Gedung Wanita, Rabu(27/02). Acara ini untukk mewujudkan rasa cinta tanah air khususnya di Kabupaten Karanganyar yang didalamnya ada berbagai macam suku budaya.

Kepala Badan Kesbangpol Agus Cipto Waluyo sebagai penyelenggara sangat berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa membawa negara Indonesia menjadi lebih baik kedepannya.

Banyak komunitas suku dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Karanganyar, diantaranya ada Madura, Minang(Padang), Sunda, Batak, dan Bali.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat berikan sambutan dalam acara Gelar Budaya Nusantara di Gedung Wanita, Rabu(27/02).

Sementara Bupati Karanganyar yang hadir didampingi Wakil Bupati Karanganyar dalam pidato sambutannya beliau sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesbangpol menyelenggarakan kegiatan Gelar Budaya Nusantara ini untuk mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, ini terlihat dari banyaknya ragam suku dan budaya yang ada di Indonesia.

“ Ada Indonesia mini di Kabupaten Karanganyar “ jelasnya.

Silahkan hidup rukun di Karanganyar dengan damai, kita dilahirkan di Indonesia mempunyai kewajiban untuk menjaga bangsa ini. Bahkan Tuhan pun juga melarang kita untuk merusak hubungan sesama kita, dan ini justru harus disatukan diperkokoh dengan kerukunan, tegasnya.

Pancasila sebagai pondasi dasar negara, silahkan pilih agama sesuai keinginan masing-masing. Semua agama pasti mengajarkan kebaikan, dan menganjurkan untuk berbuat baik terhadap sesama. Tidak boleh suku dan agama melenyapkan suku dan agama yg lain.

“ Itu akan terjadi jika kita tidak bisa menjaga kebinekaan “ tegas beliau orang nomor satu di Bumi Intanpari ini.

 

 

Apa yang kita kerjakan hari ini itu untuk kehidupan anak kita kedepannya,untuk Indonesia yang lebih baik.

Singgung soal pilpres dan pileg, Bupati sampaikan bahwa ini bukan merupakan sebuah pertempuran, akan tetapi ini momentum untuk belajar menghormati dan menghargai pilihan orang lain.

Terakhir Bupati berharap Kabupaten Karanganyar bisa mempelopori kehidupan masyarakat yang rukun,aman, tenang dan damai. Dan juga berharap gelar budaya nusantara ini kedepannya semakin baik lagi.(Ard/Tgr).