Peringati HAS, Bupati : Waspadai Narkoba, Aids, Perkuat Agama dan Aqidah

KOMINFO
Bupati Karanganyar saat melakukan tes VCT yakni tes untuk mengetahui positif negatifnya seseorang terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya, Rabu (12/12).

Karanganyar, Rabu 12 Desember 2018

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan. Karena itu para generasi muda harus mewaspadai bahayanya dan berpegang kuat pada nilai agama dan akidah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri kegiatan sosialisasi HIV/AIDS di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (12/12). Menurutnya generasi muda saat ini harus mampu menahan godaan dari budaya luar yang tidak sesuai. Narkoba dan seks bebas saat ini seperti bukan menjadi hal tabu bagi generasi muda. Apalagi seks bebas dan narkoba rentan akan terjangkit penyakit HIV/AIDS.

“Perkuat nilai agama sebagai benteng diri. Jauhi perilaku menyimpang dan pergaulan tidak sehat,”pesannya.

Bupati menambahkan Pemkab sendiri terus berupaya melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Pihaknya pun berencana akan memberlakukan jam belajar siswa.

“Maghrib sampai Isya menjadi jam wajib belajar dan berkumpul keluarga di rumah,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan para generasi muda untuk tetap fokus pada cita-cita serta menghindari perilaku menyimpang untuk mencegah penyebaran dan terjangkit HIV/AIDS.

“Jangan sampai kena karena penyakit ini belum ada obatnya, hanya untuk memperlambat penyebaran virusnya saja,”katanya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan deklarasi dan penandatangan kesepakatan bersama pencegahan bahaya HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga berkesempatan melakukan tes VCT yakni konseling dan tes positif atau negative terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)