Kunjungi Pameran Ekpo UMKM Karanganyar 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dan sekaligus membuka Karanganyar Ekpo 2018

 

KARANGANYAR – 28 Oktober 2018

Untuk lebih menjual dan memasarkan produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Karanganyar, Pemkab menggelar Pameran Ekspo UMKM 2018. Pameran yang dilounching di panggung hiburan TATV tersebut disaksikan ribuan pasang mata. Sebanyak 200 UMKM dari Karanganyar, Subosukowonosraten dan luar daerah.

“Kegiatan ini rangkaian dari prosesi hari jadi Karanganyar ke 101. Kegiatan ini akan dilaksanakan 28 Oktober-3 Nopember 2018,” papar Kepala Disdagnakerkoptrans Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki dalam sambutannya, (28/10)

Dia menambahkan pameran ekpo 2018 tersebut adalah sebagai ajang promosi yang efektif untuk UMKM. Sebab UMKM di Karanganyar ada banyak produk unggulan. Sekaligus mempertemukan produsen dan konsumen sebagai agar lebih menyatu. Karanganyar ekpo 2018 ini diikuti oleh  produk-produk unggulan seperti  batik, kerajinan, produk olahan, dan kuliner. “Seluruh peserta UKMK ini  sudah diikutkan dalam BPJS ketenagakerjaan. Termasuk telah mengikutsertakan UMKM informal yakni pemulung dan tenaga kerja harian untuk untuk ikut BPJS,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih kepada dan penghargaan kepada TATV. Sebab  Minggu, 28 Oktober 2018 ini ada tiga kejadian bersejarah . Pertama,  TATV genap berusia 14 tahun.  Semoga TATV dapat berkembang dan menjadi kebanggan masyarakat Karanganyar.  TATV selama ini, telah berperan untuk memajukan Karanganyar dan banyak mempublikasikan keunggulkan dan potensi Karanganyar.  “Selamat hari jadi Karanganyar ke 101. Semogga TATV makin mantab dan berbudaya,” tandas Bupati.

Kemudian, Juliyatmono mengatakan tanggal 28 oktober adalah hari sumpah pemuda. Pihaknya berharap pemuda dapat berkarya dan mengabdi untuk negeri karena masa depan ada dalam pundak pemuda. Pemuda harus membangun optimis dan meningkatkan persatuan dan kesatuan. Pemuda harus banyak belajar untuk menghargai senior dan pahlawan. “Meskipun tehnologi tinggi dan berkembang pesat pemuda untuk tidak mencaci maki, melakukan ujaran kebencian dan kebohongan,” imbuhnya.

Selanjutnya, hari bersejarah ketiga adalah pameran ekpo 2018. Dengan menggelar pameran maka produk-produk akan maju dan berkembang dengan baik. Sebagai rakyat Karanganyar, hendaknya masyarakat mencintai dan menggunakan hasil  pertanian, dan perekebunan masyarakat. Pihaknya berharap Karanganyar tetap akan menjadi kunjungan wisata yang ramah dan aman sebab  pesona bumi intanpari sangat luar biasa. “Saya tetap meminta masyarakat untuk terus hidup damai, aman dan tentram. Saya berharap Karanganyar lebih baik lagi,” ujar Juliyatmono. (hr/Adt)