Ayo Membaca Buku di Festival Buku Karanganyar 2018

diskominfo
Sambutan Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar dalam Acara Festival Buku Karanganyar 2018. Senin (29/10)

Karanganyar 29 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Festival Buku Karanganyar 2018 dengan tema “Demokrasi Pada Buku”. Festival  tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Karanganyar mulai 29 Oktober-4 Nopember 2018 di halaman kantor Arpus. Senin (29/10)

Kegiatan kali pertama ini dimaksudkan untuk memotifasi budaya membaca dan cinta buku. Pendek kata, budaya literasi akan dapat berkembang dengan baik. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mendekatkan masyarakat dengan buku dan ilmu pengetahuan. Ditambah lagi, sasaran yang ingin diraih yakni untuk membentuk kampanye dan kesinambungan membaca menulis di lingkungan Kabupaten Karanganyar. Dan festival ini juga bertujuan untuk sebagai ajang mempromosikan produk bagi kalangan industri buku.

“Peserta pameran diikuti oleh 100 Penerbit Nasional (penerbit buku), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, SMP Negeri 1 Karanganyar, SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 1 Karanganyar, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karanganyar. Kami berharap masyarakat bisa datang dan membinjiri festival buku,” ujar Kadinas Perpustakaan dan arsip, Bambang Harsono.

Untuk memeriahkan kegiatan tersebut, menurut Bambang juga akan digelar acara pendukung yakni ada lomba membaca puisi (geguritan), lomba bercerita, lomba menulis essay dll. Kemudian untuk target pengunjung setiap harinya kurang lebih ada 2000 sampai 2500 per orang per harinya.

“Kegiatan membaca itulah yang membuat kita semua bisa mengerti banyak hal, lebih jauh bisa memahami banyak hal dan yang terpenting bisa mengamalkan, mengaplikasikan apa yang kita pahami dari berbagai ilmu pengetahuan yang ada, karena membaca itu wajib,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat melalui festival buku ini kita terus gelorakan Kabupaten literasi dan juga Kabupaten vokasi supaya gemar membaca itu menjadi budaya kita dan jadikan ba’da maghrib dan isya’ tempat yang efektif untuk berkumpul bersama keluarga.”

Demikian Diskominfo (Ina/Vnd)