Belajar Banyak dari Pengelolaan Informasi Pemkot Denpasar

 

Ruang Damamaya Diskominfotik Pemkot Denpasar sudah canggih dan luar biasa. Semua terkoneksi dengan baik dan memberikan pelayanan yang cepat.

KARANGANYAR – 25 Oktober 2018

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Karanganyar pengin belajar banyak dari pengelolaan informasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Propinsi Bali. Alhasil, dipimpin oleh Sekdin Diskominfo Karanganyar Agung Tjahjo Nugroho bersama wartawan yang bertugas di Karanganyar, mendatangi Pemkot Denpasar. Bumi Intapari ingin belajar tentang PPID, Penataan Informasi publik dan pelayanan-pelayanan yang lain terkait informasi dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Denpasar.

Ditemui di ruang aula Damamaya (ruang cyber-nya Dikominfotik) Pemkot Denpasar, rombongan langsung ditemui oleh Kepala Dinas Diskominfotik), I Dewa Made Agung. Dalam kesempatan itu, dia mengakui bahwa Diskominfotik Pemkot Denpasar mendapatkan anugerah terbaik keterbukaan informasi publik tiga kali berturut-turut dari komisi informasi propinsi. “Kami memang mempunyai satu aplikasi yang bisa diunduh masyarakat yakni Pro Denpasar. Pro Denpasar itu berisi layanan informasi semua OPD dan bahkan Forkompinda seperti kepolisian dan kejaksaan,” papar Dewa Made Agung.

Sehingga, ketika masyarakat mengeluhkan sesuatu kejadian bisa melayangkan informasi ke Pro Denpasar. Misalnya jalan rusak. Dari informasi tersebut langsung masuk ke Wa Reaksi Cepat yang berisi kepala Dinas masing-masing OPD dan operatornya. Menurut Dewa Agung ketika masyarakat melapor tersebut sudah disertai gambar dan lokasi  tempat jalan rusak. “Kemudian tim reaksi cepat akan mengkaji apakah jalan itu termasuk jalan desa, kota, atau propinsi. Jika memang masuk jalan Pemkot maka akan segera ditangani. Namun jika kewenangan dari Pemerintah Propinsi maka juga akan diteruskan ke Pemrintah Propinsi,” imbuhnya.

Dalam Pro Denpasar tersebut, menurut Dewa Agung sudah ada FB, Twiter, IG, stremming tv, radio resmi milik Pemkot Denpasar. Khusus untuk streming TV kegiatan yang menjadi liputan bukan hanya kegiatan Pemkab saja akan tetapi juga hal-hal yang disukai oleh remaja atau hal yang baru ngetrend.

Selain itu, Kabid IKP Diskominfotik, Dewa Gede Rai menambahkan untuk urusan Informasi publik memang sudah baik. Pihak masing-masing kepala OPD diminta datanya akan sangat mudah karena regulasi yang jelas. Bahkan, pihaknya ada akses penggunaan anggaran. Artinya anggaran itu bisa dilihat dengan jelas dan nyata oleh masyarakat. “Memang era keterbukaan informasi publik mengharuskan kita terus berbenah dibidang informasi. Meski demikian, pihaknya melakukan keterbukaan informasi bukan cepat akan tetapi secara bertahap,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kominfo Karanganyar, Agung Tjahjo Nugroho mengatakan penataan informasi di Pemkot Denpasar sangat luar biasa. Bahkan, disini ada kantornya yakni mal pelayanan publik. Mulai dari pembuatan SIM, Kehilangan atau urusan pemerintahan lainya ada dalam satu kantor atau satu ruang. “Sungguh luar biasa penataan informasi di Pemkot Denpasar. Tidak mustahil jika diskominfotik Pemkot Denpasar menjadi juara berturut-turut dalam pelayanan keterbukaan informasi,” tambahnya. (hr)