Siswi SMK Bhakti Karya Yang Menginspirasi

Diskominfo
Pemberian bantuan oleh Bupati Karanganyar kepada siswi SMK Bhakti Karya si penjual cilok, Kamis (25/10).

Karanganyar, 25 Oktober 2018

Wirausaha bukan hanya dunianya orang dewasa, tapi juga bisa menjadi bagian dari dunianya anak-anak. Bedanya, wirausaha pada anak-anak tak bisa dijalankan sendirian, namun membutuhkan bimbingan dan dukungan dari orang dewasa, orangtua maupun guru.

Hal ini yang melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk memberikan sejumlah bantuan kepada Siswi kelas XII SMK Bhakti Karya bernama Ida Ayu Riski Susilowati karena keuletan dan kegigihannya berwirausaha dengan berjualan cilok di sekolah. Bantuan yang diberikan yakni dibebaskan dari biaya SPP, diberikan sejumlah uang, sepeda baru untuk berjualan cilok, seragam serta sepatu.

Setiap pukul 02.00 dini hari, Ida sudah bangun dan mulai membuat cilok dengan modal 50 ribu rupiah dia dapat memperoleh keuntungan sebesar 30 ribu rupiah setiap harinya, keuntungan tersebut dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono merasa bangga kepada anak ke 7 dari 10 bersaudara ini karena keuletan, kreatifitas, kemandirian serta kerja kerasnya telah menginspirasi banyak pihak. Beliau juga berpesan agar Ida tetap menomorsatukan pendidikannya karena sekolah tetap yang utama.

“Semua orang sukses dimulai dari hal-hal kecil jadi jadi tidak perlu malu berjualan cilok”, pesan Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (An/Tgr).