Wisudawan Apeka Ditantang Jadi Wirausahawan Bidang Peternakan

Apeka Karanganyar mewisuda 48 Mahasiswa bidang peternakan. Proses itu dikukuhkan setelah Apeka menggelar sidang terbuka di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar

 

KARANGANYAR – 16 Oktober 2018

Sebanyak 48 wisudawan Akademi Peternakan (Apeka) Karanganyar ditantang untuk menjadi wirausahaan bidang peternakan. Jika perlu, usaha itu dionlinekan seperti halnya Gojek atau Bukalapak. Yakni produk-produk peternakan seperti telur, ayam, burung puyuh yang handal, sehat dan bagus.

“Saya menantang lulusan Apeka saat ini untuk menjadi wirausahaan. Kalian semua mengusai dari Kandang sampai meja makan. Dikemas dengan baik hal tersebut dan dionlinekan sehingga lebih menjual,” papar Ketua Yayasan Apeka Karanganyar Surakarta Dr Ir Diwi Acita Irawati,  MP saat acara wisuda Apeka di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Karanganyar Selasa (16/10).

Dia menambahkan wisuda hari Selasa tanggal 16 Oktober momentum yang tepat dengan hari pangan sedunia. Sebagai lulusan Apeka harus dapat menguasai Kandang sampai rumah makan. Saat ini, bapak ibu pegawai, guru SMA dan SMK jika bekerjanya pulangnya sore hari, hal ini menjadi kesempatan emas para wisudawan untuk mengurusi makan di rumah bapak ibu pegawai. “Mungkin hari ini telur, besok ikan dan seterusnya. Ini ladang emas bagi lulusa apeka untuk berwirausaha,” imbuhnya.

Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) telah meluluskan 48 wisudawan dari 52 mahasiswa yang aktif yang terdiri atas 30 laki-laki dan 18 perempuan semuanya adalah angkatan 2015. Sementara Direktur Apeka Ir Darmayanto Widharto mengatakan pihaknya tidak hanya mendidik akan tetapi juga menyalurkan ke dunia kerja. Pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Stakcholder untuk meningkatkan kemampuan Mahasiswa. “Sudah ada beberapa mahasiswa yang langsung diterima bekerja di perusahaan,” imbuhnya.

Menurutnya wisuda kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni pada Penomeran Ijazah Nasional. Pin adalah bukti rekam jejak wisudawan dan hal ini sebagai bukti sekolah sungguhan. Keabsahan diakui dan tidak perlu legalisasi. Perusahaan yang butuh tinggal klik nim mahasiswa maka akan dapat dideteksi nama mahasiswa berikut rekam jejaknya secara online. “Sehingga ini membutuhkan bahwa yang bersangkutan sekolah benar-benar bukan abal abal atau hanya sekedar mencari ijazah,” tandasnya.

Sementara Bupati Karanganyar yang diwakilkan oleh Asisten III, Sutarno dalam sambutannya mengucapkan selamat bagi wisudawan dalam menyelesaikan masa study nya. Beliau juga berpesan jangan pernah puas dengan hasil yang di dapat dan berharap agar wisudawan wisudawati tetap semangat dalam mengabdi di masyarakat. “Siapkan diri dengan bekal kemampuan akademis yang kalian miliki untuk menjadi wirausaha.”ujarnya. (Ind/Vnd/Hr/Rahma)