Melalui Event Catur, Atlet Junir Indonesia Bisa Bersaing Dengan Pecatur Asia

KARANGANYAR, 8 Juli 2019

 

Indonesia gagal meraih emas dalam Asian Juniors Chess Championship (AJCC) 2019. Wakil terbaiknya harus puas menyabet medali perak dan dua medali perunggu di turnamen pecatur U-20 yang berlangsung di Lorin Hotel, 1-8 Juli 2019. Meski begitu, besar harapan Indonesia tetap jadi tuan rumah dan mempererat kerjasama antarnegara asia.

“Melalui event catur, kami berharap dapat menyatukan beberapa negara di Asia. Para juara nantinya juga dapat berprestasi di level yang lebih tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, usai menutut AJCC 2019, Senin (8/7) malam.

Di ajang ini, medali perak diraih Novendra Priasmoro dari nomor catur cepat. Di nomor ini, medali emas direbut Nguyen Anh Khoi dari Vietnam dan perunggu diperoleh Kaumandur Srihari Raghunandan dari India. Sedangkan di U-20 putri, andalan Tanah Air juga tak menyentuh tiga besar. Mereka diungguli Kylen Joy Mordido dari Filipina, Vantika Agrawal dari India meraih perak, sementara Nazerke Nurgali dari Kazakhstan merebut perunggu.

Di nomor catur kilat, pecatur putri Juwita Ardelia Sharfina menyumbang medali perunggu. Sementara emas dan perak disabet Nazerke Nurgali dari Kazakhstan dan Aakanksha Hagawane dari India. Medali emas nomor catur kilat putra direbut Daniel Quizon dari Filipina, sementara perak dan perunggu dibawa pulang pecatur Iran Mahdi Gholami Orimi dan pecatur India Nitish Belurkar.

Sedangkan di nomor catur standar, satu-satunya medali untuk Indonesia disumbang pecatur putra Catur Sagita Adi yang mendapat perunggu. Anh Khoi Nguyen dari Vietnam kembali merebut emas dan Kaumandur Srihari Raghunandan dari India menyabet perak. Sedangkan untuk catur standar putri, medali emas, perak dan perunggu diraih Serikbay Assel dari Kazakhstan, Vantika Agrawal dari India dan Aakanksha Hagawane dari India. (hr/Adt)