Asosiasi UPK, Wabup : PNPM Berperan Kurangi Kemiskinan

Kominfo
Wabup saat menghadiri giat PNPM Mandiri di Mojogedang, Rabu (24/6).

KARANGANYAR- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan merupakan program pemerintah pusat salah satunya mengurangi angka kemiskinan. Diharapkan PNPM Mandiri bisa berkembang dan benar-benar sesuai berjuang untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto saat menyampaikan arahannya pada Asosiasi Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) di aula Kantor PNPM Mandiri Mojogedang, Karanganyar, Rabu (24/6).

Menurutnya PNPM mandiri ini adalah dalam rangka berjuang untuk masyarakat, menuntaskan kemiskinan. Perkembangan PNPM Mandiri di wilayah Kabupaten Karanganyar sendiri telah mengalami kemajuan yang luar biasa dan bersih.Selain itu, PNPM Mandiri perdesaan juga terfokus pada peningkatan perekonomian masyarakat di desa-desa sehingga seiring pula dengan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Diluar sana saya mendengar mereka pelaku PNPM ada yang berurusan dengan ranah hukum. Tetapi saya percaya PNPM Mandiri di Kabupaten Karanganyar ini yang melaksanakan adalah orang- orang hebat semuanya,”ujarnya.

Wabup juga mengatakan program PNPM Mandiri untuk para pelaku usaha/UKM atau pergerakan perekonomian di perdesaan lebih ditingkatkan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan karena mereka perlu pendampingan untuk didorong supaya para pelaku usaha dapat benar-benar menjalankan usahanya menjadi yang lebih baik dan sukses kedepannya. Oleh karenanya lakukan tugas-tugas dengan didasari  keikhlasan tanpa berharap mendapat yang besar.

“Selaku PNPM kerjakanlah dengan ikhlas. Karena saya mempunyai moto dalam hidup yakni keikhlasan akan menunjukkan jalannya sendiri,”pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PNPM Mandiri Perdesaan, Agus Riyanto melaporkan dalam pelaksanaan tugas PNPM Mandiri terbagi beberapa  tim  diantaranya  Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Badan Pengawas, Tim Verifikasi, Tim Pendanaan dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK).

Ia menjelaskan sampai saat ini semenjak pengakhiran sesuai dengan Surat Edaran (SE) Tiga Menteri dan Penjelasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMNas), sebutan untuk PNPM adalah  Dana Amanah Pemberdayaan Masyakarat.

Ditambahkannya ada dana sosial yang bertujuan mengentaskan kemiskinan selain didalamnya ada sisi pemberdayaan, PNPM Mandiri dituntut juga terkait profit/laba setiap tahunnya dalam bentuk bantuan sosial (bansos).

“Petugas  yang tergabung dalam  PNPM ini sejumlah 355 personil untuk tingkat desa dan kabupaten,”terangnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)