4 PASAR DI KARANGANYAR SUDAH ONLINE DENGAN GOSHOP

Karanganyar, (19/05/20) Setidaknya 4 (empat) pasar di Kabupaten Karanganyar telah beroperasi secara daring/ online sejak beberapa minggu terakhir. Keempat pasar tersebut diantaranya adalah pasar Nglano Tasikmadu, Pasar Jungke, Pasar Bejen, dan Pasar Palur. Melalui kerjasama dengan manajemen aplikasi Gojek, keempat pasar tersebut telah memiliki akun pada menu goshop. Dengan membuka aplikasi gojek tersebut, masyarakat dapat belanja dari rumah tanpa harus datang ke pasar, lebih praktis, aman, cepat, dan mudah.

Dihubungi melalui handphone, kepala seksi Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen DISDAGNAKERKOP kab. Karanganyar, Eko Supriyadi, M.Eng, menjelaskan mengapa hanya 4 pasar saja yang di-onlinekan, padahal ada sekitar 18 pasar di Kabupaten Karanganyar. Ia menjelaskah bahwa sebenarnya Pemerintah Kabupaten Karanganyar sudah lama memiliki aplikasi penjualan online dengan nama SEMARAK (Sistem Online Pasar Rakyat Karanganyar). Melalui aplikasi tersebut seluruh pedagang pasar juga bisa membuat akun untuk berjualan secara online. Akan tetapi di aplikasi SEMARAK tersebut belum terdapat modul untuk pemesanan kurir atau pengantar barang belanjaan. Sehingga antara penjual dan pembeli masih harus melakukan pengantaran atau pengambilan barang secara mandiri. Nah, dengan keterbatasan tersebut maka transaksi online membutuhkan perantara, maka digunakanlah jasa gojek untuk kurirnya. Dikarenakan tidak semua pasar terjangkau jasa gojek, maka diambil 4 pasar di wilayah kota yang sudah terjangkau layanan gojek. Kedepan sangat memungkinkan layanan belanja online terus diperluas sampai ke seluruh pasar di Karanganyar dengan memperhatikan perkembangan situasi yang ada.

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi pandemik Covid 19 yang masih cukup rawan saat ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berusaha melakukan terobosan-terobosan agar aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan tetap melaksanakan antisipasi penyebaran virus, hal ini dikarenakan pasar yang notabene sebagai pusat perekonomian masyarakat termasuk tempat yang cukup rentan penularan dengan tingginya potensi interaksi antar penduduk dari berbagai wilayah. Sehingga diperlukan strategi untuk menyesuaikan norma baru yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Selain meng-online-kan pasar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga menerapkan standar protokol kesehatan seperti; wajib masker bagi seluruh penjual dan pengunjung pasar, membagikan APD masker dan sarung tangan, menyediakan sanitizer atau sarana cuci tangan di setiap pintu pasar, serta menjaga jarak aman untuk menghindari kontak fisik. (es)