Covid 19, Memberikan Pelajaraan Pentingnya Kualitas Keluarga

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyematkan selempang sebagai tanda juara 1 pada pemilihan duta genre di Karanganyar

KARANGANYAR – Di kesempatan pemilihan Grand Final Duta Genre oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Brerencana (DP3KB), Senin (11/05) bupati mengingatkan pelajaran penting covid 19. Pelajaran penting yang dimaksud adalah kualitas keluarga di rumah. Apalagi pada bulan ramadhan seperti ini, bapak jadi iman, anak adzan, ibu yang ceramah.

“Covid menyadarkan kita semua pentingnya sebuah keluarga. Hal ini ini menjadi momenten untuk meningkatkan kualitas keluarga. Ada banyak waktu kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pendapat dan ‘iso gojek’ yang jarang dilakukan ketika kita sibuk dalam bekerja,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam kesempatan tersebut.

Orang nomor satu di Karanganyar, menambahkan generasi berencana atau genre harus terus diingatkan. Menikah harus direncanakan, hamil harus direncanakan, jumlah anak juga harus direncanakan sehingga akan tercipta keluarga yang baik. Kualitas bangsa bisa dimulai dari keluarga yang kuat. “Dalam situasi covid 19 ini, anak banyak dan tidak boleh keluar rumah. Tentu akan menambah situasi tidak nyaman atau stress.,” imbuhnya.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada duta genre yang terpilih. Minimal bisa memberikan contoh kepada siapapun untuk selalu berencana. Berbekal percaya diri dan optimis bersama-sama merencanakan keluarg yang berkualitas.

Sementara Plt Kepala DP3KB, Yuli Astuti mengatakan pemilihan duta genre dipilih berdasarkan seleksi dari kecamatan. Yang terbaik di Kabupaten akan maju ke Propinsi Jawa Tengah. Berbeda dengan pemilihan yang terdahulu. Jika dahulu tinggal comot, saat ini sudah dilakukan seleksi. Sehingga yang terpilih benar-benar duta Genre yang mempuni dan handal.

Peserta duta genre terdiri dari enam orang, satu orang tidak maju lagi karena sakit yakni Octaviana Dwiyan Putra. Sedangkan lima sisanya masing-masing Taufik Ismail Hidayatullah, Wisnu Tri Nugroho, Nur Aisyah Mega Utami, Vita Astrid Wulandari dan Febrina Artia Putri. Dari lima orang tersebut sebagai juara pertama adalah Nur Aisyah Mega Utami (putri) dan Taufik Ismail Hidayatullah (putra), juara kedua Wisnu Tri Nugroho (Putra) dan Vita Astrid Wulandari (putri) dan juara 3 adalah Febrina Artia Putri (putri). (hr/tgr)