Baru Sebatas Pasien Dalam Pemantauan, Karanganyar Tidak Ada Yang Positif Terjangkit Corona

Plt. Kepala Dinas Kesahatan Karanganyar Purwati S.K.M., M.Kes didampingi dr. Katarina Iswati Kabid P2P Dinas Kesehatan Kesehatan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum’at(20/03/20).

Karanganyar – 20 Maret 2020

Sejauh ini Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar sedang mengawasi dua pasien yang berasal dari Sukoharjo dan Karanganyar dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar. Informasi ini langsung dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Karanganyar Purwati S.K.M. M.Kes saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at(20/03/20).

Menurut informasi, tercatat ada tiga pasien berstatus PDP yang pernah menjalani perawatan di RSUD Karanganyar. Dari ketiga pasien tersebut, masing-masing merupakan warga yang berasal dari Karanganyar, Sukoharjo, serta Tangerang Jawa Barat.

“Hingga pukul 14.00 saat ini, ada 3 orang PDP warga asli Karanganyar yang sedang dirawat di RSUD Karanganyar. kondisinya stabil dan baik, namun pasien ini mempunyai penyakit dalam asma dan hipertensi. Satu dari Tangerang langsung dirujuk ke RS dr Moewardi, sedangkan pasien dari Polokarto Sukoharjo dan dari Karanganyar keduanya kini dirawat intensif di RSUD Karanganyar,” jelas Purwati.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar juga melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap 32 orang yang berada di wilayah Karanganyar. Pada 32 orang tersebut, pihaknya merinci ada lima orang dengan status orang dalam pantauan (ODP), sedangkan sisanya merupakan hasil dari pengamatan petugas Dinkes di lapangan.

“Sedangkan ODP-nya ada lima orang, mereka kini ada di Karanganyar, dan mereka baru menunjukkan gejala batuk, pilek, suhu sudah 38 derajat, pernah pergi ke tempat terjangkit corona,  namun dia masih perlu diperiksa lab untuk memastikan apakah terkena corona atau tidak,” tuturnya.

Purwati mengatakan, petugas kesehatan sudah aktif melakukan pemeriksaan seperti suhu tubuh dan keluhan dari warga yang termasuk dalam pemantauan dan pengamatan di lapangan. Hal itu dilakukan untuk upaya kewaspadaan dini.

“Kami himbau kepada masyarakat  untuk tidak bepergian kemana-mana untuk sementara ini. jika ada keluhan gejala segera periksa dan lapor ke pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Diungkapkannya, DKK Karanganyar sudah  memerintahkan bidan desa dan Puskesmas untuk melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap orang yang baru dari luar kota, pulang umroh, atau dari luar negeri untuk diamati dan dipastikan dia aman.

Sebelumnya Bupati Karanganyar  menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menjalankan aktivitas dan tetap melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk antisipasi agar tidak terkena penyebaran virus corona.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak panik, yang penting tetap menerapkan PHBS. Untuk pelajar yang libur harus tetap dirumah jangan kemana-mana,” ucapnya.(Ard)