Program TMMD ini Untuk Tuntaskan RTLH

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo melakukan cek dan ricek jembatan yang akan dibangun melalui program TMMD Karanganyar

 

KARANGANYAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat menuntaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebab program TMMD diminta bisa memberikan dampak dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Termasuk penyuluhan virus corona, agar masyarakat paham betul dan bersikap untuk mencegah Covid 19.

Program TMMD Sengkuyung 1 Di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, Rabu (18/03) dilaksanakan secara sederhana. Biasanya program tersebut dimulai dengan upacara namun untuk kali ini dilakukan di balai desa dengan agenda penandatanganan naskah berita acara penyerahaan kegiatan program TMMD. Upacara penyerahaan sederhana ini dilakukan dalam rangka meniadakan pengumpulan massa lebih banyak terkait virus corona. “Bapak dan ibu  di sini tidak usah berpikir tentang corona, anggap saja tidak ada. Dengan adanya liburan dikawatirkan yang malas malah makan, tidur dan makan tidur,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam penyerahaan naskah berita acara program TMMD.

Dia meminta kecamatan dan desa untuk mengecek warganya. Jangan sampai dengan dikuranginya aktivitas ini membuat, seseorang atau individu kekurangan makanan. Pihaknya meminta masyarakat dapat mengambil momen atau langkah-langkah gebrakan terkait virus corona. Misalnya menanam jahe, kunyit, kunir dan Ganyom. Sebab permintaan pasti masih tinggi dan orang-orang terus berburu empon-empon tersebut.  “Corono bisa menjadi peluang untuk usaha dengan menanaman jahet atau empon-empon. Biasanya, di sawah kalau kena wereng, panen keduanya pasti hasilnya melimpah,” tandasnya.

Dalam TMMD Sengkuyung 1 Tahun 2020 di Desa Kerjo akan betonisasi cor jalan panjang 415 meter dan lebar 3 meter dengan ketebalan 12 cm. Selanjutnya, pembangunan talud dengan panjang 155 meter, lebar 0,30 meter dan tinggi 1 meter. Kemudian, pembangunan jembatan  P, 5 meter, lebar 4 meter dan tinggi 4 meter. Selain itu, juga membangun gorong-gorong 4 mm, rehab pos kampling 2 unit dan rehab RTLH 10 Unit. (hr/adt)