Menteri LKH Mendadak Berkunjung Ke Monomen Tanah Kritis dan Persemanen Bibit Di Jumantono.

Bupati Karanganyar dampingi Menteri KLH saat melakukan pemantauan terhadap sejumlah bibit yang ada di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono, Karanganyar

KARANGANYAR – 10 Februari 2020

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar, Senin (10/2) pagi mendadak berkunjung ke Karanganyar. Menteri KLH datang di Karanganyar sekitar Pukul 08.00 WIB, langsung menuju ke Monumen Tanah Kritis yang ada di wilayah, Desa Sukosari, Jumantono.

Setelah melihat kondisi monumen tersebut Menteri KLH selanjutnya melakukan pemantauan terhadap sejumlah bibit yang ada di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono, Karanganyar.

Di lokasi Persemaian Permanen, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup dalam kunjungannya langsung di dampingi oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono. Dan melihat sejumlah bibit tanaman yang dikembangkan di persemaian.

Manager persemaian permanen BPDASHL Solo, Marzuki mengungkapkan, kedatangan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup ke Balai Persemaian, lantaran direncanakan Presiden Republik Indonesai Joko Widodo dalam waktu dekat akan berkunjung ke Karanganyar, dan melakukan penanaman bibit pohon di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Ibu Menteri tadi hanya ngecek ketersediaan bibit mas, infonya untuk kegiatan nanti Pak Presiden yang akan melakukan penanaman pohon di wialayah Soloraya, makanya beliau ingin melihat langsung apakah ketersediaan bibit itu ada atau tidak,” terang Marzuki.

Diungkapkan Marzuki, di Balai Persemaian tersebut terdapat berbagai jenis bibit pohon yang siap untuk ditanam untuk program reboisasi ataupun program lainnya.

“Ada sekitar 600 san ribu bibit mas di sini, dan sudah siap jika dibutuhkan nanti untuk proses reboisasi baik diwilayah Solo atau Pacitan, atau wilayah lainnya,”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengaku kedatangan Ibu Menteri KLH tersebut memang sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada pemerintah Kabupaten. Orang nomor satu di Bumi Intanpari ini mengatakan, kedatangan Ibu menteri hanya ingin memastikan ketersediaan bibit saja. Karena direncanakan presiden dalam waktu dekat akan melakukan program penanaman pohon.

“Infonya pak presiden mau ke Karanganyar, untuk melakukan reboisasi atau penanaman bibit pohon, lokasinya dimana saya juga belum tau, dan tadi juga dadakan, ibu menteri kemudian melanjutkan perjalanan ke wilayah Wonogiri,” kata Bupati.(Ard/Tgr)