Dinas Sosial Cek Dan Monitoring Program Bantuan Sembako

Kepala Dinas Sosial, Waluyo Dwi Basuki mengecek timbangan yang dipergunakan untuk menimbang beras dalam Program Bantuan Sembako

 

KARANGANYAR – Program bantuan sembako mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, (11/02). Kali ini, Dinas Sosial melakukan pantauan di Gedung Olahraga Dusun Sidorejo, Desa Kaliboto sebagai lokasi pembagian bantuan sembako. Monitoring itu bertujuan untuk mengecek kualitas sembako yang diberikan kepada penerima manfaat.

“Ini untuk pembagian bulan Januari, nanti untuk pembagian Bulan Februari diusulkan pada akhir bulan. Saat ini kami melakukan monitoring pembagian sembako tahun 2020. Program Sembako merupakan pengganti dari bantuan pangan non tunai,” papar Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki.

Dia menambahkan besarnya bantuan diberikan dengan nominal yang berbeda dengan program BPNT tahun lalu. Bantuan sembako itu diwujudkan dalam bentuk sembako seperti beras, telur, kacang hijau. Jumlah total Penerima bantuan sembako sebanyak 62.042 keluarga Penerima manfaat. “Masing-masing diberi beras 10 Kg, telur 15 butir dan kacang hijau setengah kilo,”terangnya.

Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos Karanganyar, Marno menambahkan, monitoring dilakukan di beberapa tempat seperti Desa Kaliboto Kecamatan Mojogedang, Desa Ngemplak Kecamatan Karangpandan. Sambungnya, awal penyaluran kemarin sudah dilakukan monitoring di beberapa wilayah seperti Kecamatan Jumantono, Jatipuro, Jumapolo, Jaten, Tasikmadu, Gondangrejo, dan Kebakkramat. “Secara umum tidak ada permasalahan. Dipatok dari pusat, sampai 10 (Februari) 2020 harus sudah laporan,” ujarnya.

Agen Penyalur Bantuan, Daryadi menuturkan, jumlah KPM yang menerima bantuan sebanyak 549 untuk wilayah Desa Kaliboto, tapi beberapa ada yang mengundurkan diri. Alasanya beragam, ada yang meninggal dunia, pindah tapi masih tercamtum di daftar penerima. “Di sini ada 8 dusun. Pembagiannya sampai besok. Hari ini ada empat dusun. Kalau tidak dibagi nanti bingung,” terangnya. (hr/adt)