Bupati Datangi Lokasi Perusakaan Hutan DI Tawangmangu dan Minta Cabut Izinya

 

KARANGANYAR – Beredarnya luas video perusakan kawasan hutan lindung di lereng Gunung Lawu membuat gerah Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu  di Karanganyar tersebut mendatangi lokasi Petak 42-5 RPH Telogodringo, BKPH Lawu Utara KPH Surakarta yang dirusak tersebut. Pada lahan tersebut pohonnya ditebangi sementara lahan tersebut kawasan hutan lindung di lereng Gunung Lawu. Pihaknya juga mendesak izin pengelolaan ekowisata dicabut.

Selain Juliyatmono di lokasi, hadir pula perwakilan dari Perum Perhutani, Asisten Perhutani (Asper) Lawu Utara, Widodo serta Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto dan Camat Tawangmangu, Rusdiyanto. Police line sudah terpasang di kawasan tersebut.

Orang nomor satu di Karanganyar itu berterimakasih pada Asper Lawu Utara yang sudah mengingatkan pengelola serta Polsek Tawangmangu yang mengamankan lokasi. Menurutnya pemanfaatan ekowisata seharusnya tidak boleh merusak lingkungan. Mengingat, semua orang menikmati indahnya Lawu karena pemandangan alamnya yang indah. “Atas nama pemerintah, saya tunjukan ketegaskan kami sekalipun kewenangan ada di KPH Surakarta. Tugas kita merawat dan memelihara Gunung Lawu sebagai gentongnya Soloraya. Kita dihijaukan agar lestari tetap sejuk dan dingin. Selanjutnya kami mendesak agar izin ini dicabut dan tidak boleh dilanjutkan,” papar Juliyatmono saat mengunjungi lokasi.

Sedangkan Asper Lawu Utara, Widodo menambahkan, untuk menjaga ekologi dalam pemanfaatan hutan harus menggunakan mekanisme dan aturan yang berlaku. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian Gunung Lawu. “Luasan izin (kelola) sekitar 1,66 hektare, yang sudah dieksploitasi sekitar tiga perempatnya. Kawasan ini merupakan hutan lindung. Awalnya mau digunakan untuk arena tracking. Izinya dua tahun dan pengerjaan sudah dimulai sekitar November-Desember 2019,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, peristiwa itu lantaran kecerobohan pihak pengelola yang menggunakan alat berat berupa bego serta menumbangkan pohon. Menurutnya itu tidak sesuai dengan izin dan aturan yang berlaku.

Selanjutnya Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto menyampaikan, sudah dilakukan lidik dan ditangani pihak Satreskrim Polres Karanganyar. “Alat berat sudah diamankan di Kantor Satreskrim Polres Karanganyar tadi pukul 19.00 dan sopirnya sudah dimintai keterangan. Di lokasi juga sudah dipasang police line. Kasus ini sudah dilimpahkan ke Satreskrim” pungkasnya. (hr/adt)