Optimalkan PAD, Pemkab Karanganyar Pasang Tapping Box

Diskominfo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melakukan dialog terkait pemasangan tapping box dengan salah seorang pelaku usaha.

Karanganyar- Pelaku usaha perhotelan, tempat hiburan, parkir maupun restoran di seluruh Karanganyar dikumpulkan di Hotel Alana pada Rabu pagi (11/12) untuk diberikan sosialisasi perpajakan.

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara Pemerintah dengan para pelaku usaha, meningkatkan PAD dan kesadaran membayar pajak serta pemberian apresiasi bagi wajib pajak yang berprestasi.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Narimo menjelaskan bahwa 32 kotak penyadap ditarget terpasang pada 2019. Ada yang telah dipasang di 18 tempat usaha. BKD memetakan 50 tempat usaha potensial memasang kotak sadap.
“Ada kenaikan pajak yang diperoleh berkat kotak sadap,” katanya.

Penerimaan pajak dari empat hotel ternama di Karanganyar meningkat 22 persen hingga 97 persen pada 2019 dibandingkan 2018, berkat penerapan kotak penyadapan. Sedangkan untuk restoran, salah satu wajib pajak  menyetor 882 persen dibandingkan tahun lalu saat belum memakai kotak sadap.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang hadir pada pertemuan pajak bertema ‘sinergi dan harmoni membangun Kabupaten Karanganyar’, tersebut meminta kepada semua pelaku usaha untuk memasang kotak penyadapan/Tapping Box yang berisi alat monitoring transaksi usaha yang dipasang di mesin kasir untuk menghitung setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha. Kotak penyadapan data akan masuk ke server pemda lokal.

Ditambahkan pihaknya juga terbuka menerima semua aspirasi, saran serta keluhan para pelaku usaha.

“Pajak itu sedekah. Mendukung pembangunan. Sifatnya sedekah, lebih menyejahterakan. Percayai hal itu,” pungkasnya. (An/ina)