Menteri Ketenagakerjaan RI Turun Langsung Resmikan BLK Daarul Qur’an

Karanganyar-Peresmian gedung BLK dan gedung SMP Daarul Qur’an serta peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA dan Perumahan Asatizh Daarul Qur’an telah dilaksanakan pada Selasa (26/11) di Paulan Colomadu.

Turut hadir Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah kedatangan beliau disambut hangat dengan iringan musik dan lagu dari para santri pondok pesantren Daarul Qur’an.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa keberadaan BLK Komunitas dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan kompetensi pesantren yang tidak hanya memberikan layanan pendidikan untuk melahirkan kader – kader yang kuat pemahaman agamanya namun sekaligus melahirkan santri-santri entrepreneur.

Alumni pesantren Daarul Qur’an diharapkan tidak akan menambah jumlah pengangguran baru di Indonesia, karena telah disiapkan BLK Komunitas yang memberikan pendidikan vokasi yang menunjang penguasaan keahlian terapan tertentu.

“Mudah-mudahan Daarul Qur’an dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan di tanah air” harapnya.

Asisten II, Siti Maisyaroch yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih kepada yayasan Daarul Qur’an yang telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Al’quran yang mana sangat berdampak positif terhadap perkembangan masyarakat yang qurani dan islami.

Ditambahkan bahwa selaras dengan visi misi Bupati Karanganyar terkait peningkatan kualitas keagamaan yang akan meluncurkan program satu desa satu hafidz, untuk itu Siti berharap agar ketua yayasan Daarul Qur’an , M Adib Aji Putra dapat bertemu dan membahas secara langsung dengan Bupati Karanganyar guna kelanjutan serta keberhasilan program tersebut.

Dalam sambutannya Adib menjelaskan di Daarul Qur’an Paulan Colomadu di huni sekitar 600 santri yang belajar di tingkat SMP, sedangkan untuk tingkat SMA masih dititipkan di SMA Al Azhar.

Ditargetkan Santri yang lulus SMP wajib hafal 15 juz, dan saat ini ada 5 santri tingkat SMP yang telah hafal Al’quran sebanyak 30 juz. “Untuk meningkatkan semangat belajar diberikan hadiah umroh gratis bagi santri yang pada saat diwisuda sudah hafal Al’quran 30 juz” imbuhnya. (An/in)

 

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, camat dan keluarganya  yang ada di Kabupaten Karanganyar diharapkan ikut mempromosikan destinasi wisata di Bumi Intanpari. Pernyataan itu disampaikan oleh Sekda Karanganyar, Sutarno seusai membuka acara Farmtrip Pesona Alam Karanganyar yang dimulai dari Museum Manusia Purba Klaster Dayu Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/11)

Dalam jelajah wisata itu, para kepala OPD, BUMD dan Camat diajak berkeliling di sejumlah destinasi wisata sejarah, budaya dan alam yang ada di Karanganyar. Di antaranya Museum Purba Klaster Dayu, Museum Keris Brojobuwono, Sendang Plesungan, Lawu Park, Bukit Sakura, Candi Sukuh dan lain-lain. “Ini rangkaian Hari Jadi ke-102, Jelajah Wisata Karanganyar. Melalui kegiatan ini diharapkan kepala OPD dan pendamping serta kepala BUMD juga BUMN ikut memiliki sejumlah wisata di Karanganyar. Kemudian mempromosikannya untuk peningkatan pariwista,” katanya Sutarno.

Sutarno berharap pejabat di Karanganyar memahami titik-titik wisata yang ada, baik itu wisata sejarah, alam dan budaya. Sehingga saat ada kunjungan mereka dapat mempromosikannya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olaharaga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, destinasi wisata yang ada di Karanganyar sebenarnya siap bertarung di dalam dinamika pariwisata Jateng maupun Indonesia. “Saat ini wisata kita berkembang luar biasa. Sinergitas mulai dari bupati hingga camat dan kepala desa dapat diharapkan dapat mendongkrak pengunjung wisata,” terangnya.

Dijelaskannya, para kepala OPD, BUMD dan BUMN diposisikan sebagai wisatawan, sehingga diharapkan mereka dapat merasakan dan berbagi pengalaman. Pihaknya mencoba mempromosikan wisata melalui cerita atau pengalaman. “Mereka sudah diceritakan seluk beluk setiap destinasi wisata yang dikunjungi. Dengan begitu mereka dapat menceritakan ulang keistimewaan dari masing-masing destinasi wisata,” ungkapnya.(Ind/dnk)