Tiga Desa di Karanganyar Jadi Percontohan Pencegahan Politik Uang

KOMINFO
Peresmian Desa Gentungan sebagai desa bebas politik uang, 12/11/2019.

 

 

Karanganyar,
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karanganyar membentuk tiga desa untuk menjadi percontohan pencegahan politik uang. Dengan pembentukan desa anti politik uang ini mampu menularkan semangat anti politik uang dalam Pemilu sehingga menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Peluncuran desa anti politik uang digelar Bawaslu Karanganyar di Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang,
Selasa (12/11). Dalam kegiatan ini dihadiri jajaran tokoh agama, masyarakat serta Forkompinca Mojogedang.

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ridwanita Priliastuti mengatakan di Kabupaten Karanganyar, tiga desa menjadi percontohan desa anti politik uang. Tiga Desa itu yakni Desa Gentungan (Mojogedang), Desa Kasedahan (Jumapolo) dan Desa Tlobo (Jatiyoso). Diharapkan melalui tiga desa ini mampu menyebarkan semangat anti politik uang dalam pesta demokrasi.

“Hasilnya mungkin tidak bisa instan. Namun ke depannya semoga mampu menghasilkan pemimpin berintegritas dan sesuai harapan masyarakat,”katanya.

Ditambahkannya dengan adanya desa anti politik uang nantinya akan
memberikan pemahaman politik uang dan dampaknya. Pihaknya pun mengajak para warga desa itu untuk ikut serta melakukan pengawasan terhadap proses pemilu dan memberanikan diri untuk melapor kepada Bawaslu jika menemukan pelanggaran pemilu.

“Partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses pemilu sangat diperlukan. Semoga ini menjadi tonggak sejarah untuk menciptakan demokrasi yang berintegritas dan beradab,”tambahnya.

Sementara Camat Mojogedang Sutrisno mengapresiasi penunjukkan desa Gentungan menjadi salah satu percontohan desa anti politik uang. Karena politik uang dapat merusak proses demokrasi.

“Kami bangga desa Gentungan menjadi percontohan desa anti politik uang. Semoga masyarakat terus berkomitmen menolak politik uang lantaran menciderai demokrasi,”ujarnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind/jn)