Cegah Stunting bersama Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Hadiri Jalan Sehat dan Senam Prolanis di Gor RM Said

 

 

Karanganyar – Bupati Karanganyar Juliyatmono hadiri jalan sehat dan senam prolanis pada Sabtu pagi (2/11) di GOR RM Said, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan dialog interaktif bersama dengan Kepala Balkesmas Wilayah Klaten Sigit Armunanto dan Kepala Dinas kesehatan Cucuk Heru Kusumo dengan tema stunting.

Penyebab stunting pada anak, cara mencegah stunting serta ciri-ciri anak mengalami stunting dikupas secara jelas agar masyarakat yang hadir dan menyaksikan talk show tersebut dengan mudah memahami apa itu stunting.

Cucuk menerangkan bahwa terkait stunting pihaknya mencoba mengkolaborasikan tema nasional generasi sehat indonesia tangguh dengan visi misi Kabupaten Karanganyar yakni Karanganyar maju dan berintegritas. Melalui gerakan terpadu sehatkan rakyat yg dimulai dari bawah. Yang terlibat yaitu mulai dari kader kesehatan sampai tenaga kesehatan profesional dari rumah sakit. Bersama-sama melayani persalinan agar berjalan aman, keberhasilan lahir selamat tinggi dan ibu bayi sehat. Selain itu diupayakan agar kasus-kasus persalinan atau terkait stunting agar ditangani tanpa memakan waktu lama. Pihaknya telah menyiapkan sebuah aplikasi agar pelayanan kesehatan lebih mudah diakses dan dinikmati masyarakat, yang rencananya akan di launching di Hari Kesehatan Nasional.

“Kelahiran yang aman adalah yang memberikan jaminan kepada ibu agar terpantau, terkawal dan terdampingi pada masa kehamilan sampai melahirkan sehingga ibu dan anak selamat” ungkapnya.

Sigit Armunanto menyampaikan bahwa Pemprov Jateng tengah gencar membudayakan tiga hal seperti menggerakkan fisik, makan makanan yang baik serta memeriksakan kesehatan kepada seluruh masyarakat. Pemprov saat ini sedang mengolah aturan agar sampai pada budaya tersebut.

Salah satu langkah yang telah dilakukan Pemprov terkait budaya menggerakkan fisik yakni dengan cara menyiapkan bus-bu sekolah yang cukup bagus dengan rute Semarang -Bawen serta Purwokerto – Purbalingga, tak hanya itu parkir luas pun juga telah disediakan. Dengan adanya fasilitas tersebut anak-anak bisa nyaman saat turun dari bus dan berjalan kaki menuju sekolahnya.

Bupati Karanganyar, menjelaskan bahwa germas itu harus dilakukan seluruh warga negara tanpa diminta, dengan cara membudayakan hidup sehat dan menjaga pola hidup.

Agar tidak kuntet harus makan cukup nutrisi selain itu asupan gizi juga harus terpenuhi, bagi para wanita diharapkan agar lebih memperhatikan hal tersebut karena nantinya diharapkan bisa melahirkan anak -anak yang sehat generasi penerus bangsa.

“Orang sehat itu produktif, berfikirnya positif, hidupnya terkontrol dengan baik untuk itu anak-anak harus dibiasakan pola hidup sehat sejak dini. Masa depan hanya dimiliki generasi milenia yang hebat, cerdas dan unggul” imbuhnya. (An/in)