Terkait Dua Raperda Yang Diusulkan Dewan, Bupati Minta Ubah Redaksi

 

Sidang paripurna dengan agenda jawaban bupati atas usulan dua raperda inisiatif dewan

 

KARANGANYAR – 31 Oktober 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menanggapi baik usulan dua rancangan perda yang diusulkan dewan. Yakni Raperda Koperasi dan Koperasi Simpan Pinjam serta perlindungan pasar rakyat. Memperhatikan usulan tersebut, Bupati hanya meminta dikoreksi sedikit perihal raperda koperasi dan koperasi simpan pinjam. Dari sisi redaksi, BUpati menginginkan hanya raperda koperasi.

“Simpan pinjam ini hanya jenis usahanya saja dan sudah termasuk dalam koperasi. Sebaiknya raperda koperasi. Memperhatikan usulan DPRD tersebut, kami setuju untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang ada,” papar Bupati Karanganyar ketika menyampaikan usulan raperda dalam sidang paripurna penyampaian pendapat bupati terhadap dua rancangan raperda yang diusulkan anggota dewan, (31/10)

Sebagaimana diberitakan DPRD Karanganyar menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian dua rancangan peraturan daerah (Perda) inisiatif dewan. Dua raperda dari DPRD itu adalah raperda perlindungan pasar rakyat dan raperda koperasi. Ketua Bapemperda DPRD Karanganyar, Joko Pramono mengatakan dua raperda yang diusulkan di Kabupaten Karanganyar mendesak untuk dibahas. Mengenai raperda perlindungan pasar rakyat, Joko didasarkan pada terdesaknya pasar rakyat akan tumbuhnya swalayan atau minimarket. “Perda ini diharapkan mampu melindungi pasar rakyat yang dimiliki sebagian besar masyarakat. Sekaligus perluu pembinaan yang memadai agar pasar rakyat dapat tumbuh dengan baik,” imbuhnya. (hr/adt)