Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial

Asisten 1 Pemerintahan Drs. Bachtiar Syarief yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan sambutan dan pengarahan dalam Diskusi Bersama KPU dengan tajuk ” Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial” di Uephorium Cafe, Jum’at(25/10/19)

KARANGANYAR – 25 Oktober 2019

Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengajak para kaum millenial memahami demokrasi.

Melalui acara bertajuk spirit pemuda dalam demokrasi di era millenial yang diselenggarakan di Euphoria Cafe Karanganyar, Jumat (25/10/2019). Puluhan pelajar SMA/MA/SMK yang ada di Karanganyar diajak berdiskusi perihal pentingnya demokrasi.

Komisioner KPU Karanganyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Devid Wahyuningtyas menyampaikan, meskipun gelaran Pemilu 2019 telah usai, pendidikan demokrasi dan sosialisasi kepada para pemilih pemula dirasa perlu dilakukan. Dengan harapan para kaum millenial tersebut melek soal politik dan peduli terhadap persoalan bangsa.

“Ini juga menyambut Hari Sumpah Pemuda. Pemilu kan tidak cuma saat penyelenggaraannya saja. Ada evaluasi dan perbaikan regulasi. Serta sosialisasi dan pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Sambungnya, selain memberikan pendidikan demokrasi kepada para pemuda, kegiatan ini juga sekaligus mempersiapkan SDM untuk penyelenggaraan Pemilu mendatang. Harapannya dengan kegiatan seperti ini para generasi muda siap tampil dan ikut ambil peran dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Targetnya generasi muda cinta sama demokrasi. peduli terhadap persoalan bangsa. Siap menjadi penyelenggara Pemilu. Melek politik dan paham demokrasi,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2019 lalu, Devid menjelaskan, dalam pendataan pengguna hak pilih, hanya diklasifikasikan antara laki-laki dan perempuan. “Kalau soal klasifikasi berdasarkan umur itu belum,” terangnya.

Dalam acara diskusi tersebut, bertindak selaku narasumber, KPU Provinsi Jateng, Yulianto Sudrajat, Dosen UNS, Andi Setiawan dan Delegasi Child Friendly Cities Summit in Cologne Jerman, Belva Aulia Putri Ayu Rehardani.(Ard/Tgr)