Festival Kopi Lawu 2, Masyarakat Lawu ‘Tumplek Blek’

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam Festival Kopi Lawu 2

KARANGANYAR – 4 Oktober 2019

Sukses menggelar Festival Kopi Lawu pertengahan Oktober tahun lalu, Festival Kopi Lawu kembali digelar untuk kali kedua di sekitar Taman Air Mancur Alun-Alun Karanganyar, jumat (4/10). Dalam acara tersebut para penikmat kopi dimanjakan dengan adanya stan yang menyediakan beragam jenis kopi lokal maupun nusantara. Seperti kopi lawu, ciwidey dan gayo.

                Informasi yang dihimpun, menyebutkan para pengunjung didominasi para kawula muda. Dalam festival kopi lawu 2 sebanyak 1002 cup kopi dan 1002 getuk dibagikan gratis kepada para pengunjung.

Pengunjung asal Cangakan, Agus  mengaku sudah dua kali datang ke Festival Kopi Lawu. “Tahun ini lebih banyak kedai kopi. Juga ada panggung kesenian lokal,” katanya.

Ia mengaku mengunjungi beberapa kedai kopi seperti KPK dan Medjora. Agus juga mencicipi coffee beer dan espresso yang ada di kedai tersebut.”Acara festival ini wadah bagi penikmat kopi. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Sementara Ketua Ekonomi Kreatif  (Ekraf), Martoyo mengatakan, festival ini mengambil tema “Nikmati alamnya, nikmati kopinya”. Ia berharap melalui kegiatan ini para pemilik kedai kopi dan para petani kopi dapat bersinergi. Adapun acara ini mendapat dukungan penuh dari Himpunan Pengusaha Online (HIPO). “Acara ini tujuannya mengangkat potensi kopi yang ada di sepanjang lereng Gunung Lawu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik acara tersebut. Pihaknya meminta festival kopi lawu ini dapat mengangkat lagi kopi lawu khas Karanganyar. Sebab dahulu pernah berjaya zaman perang kemerdekaan, kopi lawu sudah terkenal. (hr/adt)