Roadshow Bus KPK 2019, Jelajah Negeri Antikorupsi Membangun dan Mengkampanyekan Semangat Anti Korupsi

Karanganyar

Pembukaan Roadshow Bus KPK  2019, Jelajah Negeri Membangun Antikorupsi digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (1/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Agus Raharjo mengungkapkan roadshow bus KPK merupakan upaya membangun kesadaran bersama untuk memerangi korupsi dan menyosialisasikan program –program KPK. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj. Yasin

Ketua KPK, Agus Raharjo menyatakan kegiatan roadshow merupakan upaya untuk mengajak keterlibatan masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi.

Pihaknya pun menekankan kepala daerah merupakan ujung tombak untuk pemberantasan korupsi di daerah.

“KPK hanya supervisi karena begitu kepala daerah terpilih maka otomatis sebagai panglima untuk pencegahan korupsi,”katanya.

Agus juga menambahkan kedatangan roadshow bus KPK di Kabupaten Karanganyar dalam rangka melakukan sosialisasi dan  edukasi terkait perilaku koruptif yang berkembang di masyarakat.

Sementara Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin dalam sambutannya mengaku bangga Jawa Tengah sebagai salah satu propinsi yang menjadi daerah singgah baik di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kegiatan ini sangat  membantu kepatuhan para ASN di Jawa Tengah seperti melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Kita telah menerapkan aturan laporan LHKPN untuk para ASN hingga tingkat eselon III. Ini langkah awal ASN untuk menunjukkan integritasnya bebas korupsi,”tuturnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan apresiasinya Karanganyar menjadi slah satu lokasi roadshow bus KPK.

Menurutnya pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen bersama. Pihaknya pun meminta seluruh ASN untuk bertindak sesuai aturan yang ada.

“Untuk para ASN bekerjalah sesuai dengan aturan dan norma berlaku,”pintanya.

Bupati juga berharap program dan sosialisasi dari KPK dapat berjalan dengan baik. Sehingga nantinya terwujud generasi bibit unggul yang baik secraa spiritual dan mental.

Demikian Diskominfo (dn/ind)