Karanganyar Menjadi Tuan Rumah Dalam Persaingan Atlet Internasional Kejuaraan IOXC ke 11

Sambutan Pengarahan Persiapan Kejuaraan IOXC ke 11 Oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono

KARANGANYAR – Rakor persiapan menjadi tuan rumah IOXC ke 11 (Indonesia Open X-Sports Championship ) 2019 di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (13/9). Kejuaraan IOXC 2019 akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 Oktober mendatang berpusat di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini berasal dari seluruh Indonesia dan juga  dari Luar Negeri kurang lebih 12 Negara di Dunia, serta mengarah ke kaum milineal, yang tentunya bisa menjauhkan dari kegiatan-kegiatan yang negatif. Slogan yang digunakan pada kegiatan ini adalah Extreme Action With Attitude. Cabang lomba yang di kompetisikan sejumlah 6 cabang olahraga X-Sports yang berupa olahraga Skateboard, B-boy, Basket  Free Style, BMX, Freestyle Soccer, Aggresive Inline. Terdapat salah satu Cabang Olahraga yang tidak dilombakan namun dalam bentuk exhibition yaitu olahraga Wall climbing.

Persiapan yang dilakukan akan ditargetkan selesai pada tanggal 23 Oktober, dengan tujuan sebelum hari pelaksanaan bisa digunakan untuk latihan para peserta kejuaraan. Total hadiah yang disiapkan dari Kemenpora sejumlah 600 juta 500 rb yang akan diberikan kepada para pemenang.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan pengarahan menyampaikan secara prinsip Pemerintah Kabupaten Karanganyar siap. “Persiapan teknis akan kita siapkan secara detail, dan bisa mengiringi persiapan hari jadi karanganyar 102” imbuhnya. Beliau juga menambahkan bahwa penyelenggara harus segera Launching kegiatan ini, lalu segera membentuk volunteer dari pemuda pemuda di Karanganyar seperti Putra Putri Lawu, Paskibra Kabupaten Karanganyar dan lain sebagainya dengan harapan untuk menyambut tamu-tamu dari luar negeri.

Kegiatan ini juga ditujukan supaya para peserta lomba mendapatkan kenangan dari Karanganyar sehingga di lain waktu mereka menginginkan kembali ke Karanganyar untuk mengunjungi wisata dan juga mencicipi kuliner yang ada di Karanganyar. Cindera mata khas karanganyar perlu ditampilkan supaya bisa dibawa para peserta ke Daerah asal atau Negera asalnya masing-masing.

Kejuaraan yang diselenggarakan di Bumi Intan Pari ini tidak hanya membawa nama baik Karanganyar , tetapi juga membawa nama baik Indonesia di kancah Internasional.

Demikian Diskominfo (Tgr/Ard/Wk)