Perkuat Persatuan dan Kesatuan, Warga Kemuning Dan Pemkab Karanganyar Kibarkan Bendera Raksasa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat Desa Kemuning memperingati hari kemerdekaan Indonesia dengan membentangkan bendera raksasa di Lembah Sumilir

 

 

KARANGANYAR – 1 Agustus 2019

Masyarakat Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengibarkan bendera raksasa di Lembar Sumilir. Bendera dengan ukuran 30 x 45 meter tersebut dikibarkan oleh 50 anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) dan dibentangkan di lereng bukit.

Informasi yang berhasil dihimpun Karanganyarkab.go.id Pemkab Karanganyar dan Masyarakat Kemuning melakukan upacara kirab budaya di Terminal Ngargoyoso. Bendera raksasa tersebut juga ikut apel dengan dibawa oleh 50 anggota banser diiringi anggota TNI dan polisi. Usai apel, bendera itu diarak melalui kirab budaya menuju lembah semilir dengan ketinggian 60 meter dan berada di lereng barat gunung lawu. “Merah putih raksasa telah berkibar Tanggal 1 Agustus 2019. Hal ini juga memulai peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke 74 di Kabupaten Karanganyar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyat

Pelajar sangat antusias mengibarkan bendera merah putih di sela-sela kebun teh di lembah Sumilir

mono usai menyaksikan penarikan bendera raksasa di Lembah Sumilir, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kamis (1/08).

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyatakan bendera raksasa dari lembah Sumilir, Karanganyar memberikan sinyal besar untuk negera Kesatuan Republik Indonesia. Bendera Merah Putih selalu dikibarkan setinggi-tingginya di seluruh wilayah negara Republik Indonesia sebagai bentuk kebanggan, kehormatan dan kejayaan negera. “Mari kita terus jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,” imbuhnya. (hr/adt)