Muhammad Viky dan Matea Clorinda Sabet Gelar Juara I Putra Putri Lawu Duta Wisata Kab. Karanganyar Tahun 2019

Kominfo
Bupati Karanganyar H. Juliyatmono berfoto bersama para pemenang Putra Putri Lawu Duta Wisata Kabupaten Karanganyar Tahun 2019 pasca menyematkan selempang dan memeberikan hadiah bagi juarai I Viky dan Matea pada malam puncak Grand Final Putra Puti Lawu di GOR RM SAID, Sabtu(20/07/19)

Karanganyar – 20 Juli 2019

Muhammad Viky Ardiansyah dan Matea Clorinda Devita Murti dinobatkan sebagai Putra Putri Lawu (PPL) Karanganyar 2019. Keduannya terpilih sebagai PPL 2019 setelah melewati serangkaian tahapan seleksi hingga malam puncak Grand Final yang diselenggarkan di Gor Raden Mas Said Karanganyar, Sabtu (20/7/2019) malam.

Dalam malam puncak itu, 10 besar finalis PPL 2019 unjuk kebolehannya masing-masing. Seusai dilaksanakan sesi tanya jawab tentang kepariwisataan khususnya di Kabupaten Karanganyar. Lima orang selaku dewan juri menetapkan Juara 1 Putra Lawu 2019 yang diraih Muhammad Viky Ardiansyah dari Kecamatan Matesih dan Putri Lawu 2019 diraih Matea Clorinda Devita Murti dari Kecamatan Jaten. Selempang dan piala diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang sebelumnya telah membuka acara Grand Final PPL 2019.

Sedangkan juara 2 PPL 2019 dimenangkan oleh Agus Supriyono dari Kecamatan Tawangmangu dan Septiani Arum Pridina dari Kecamatan Jumapolo. Kemudian juara 3 dimenangkan oleh Bramantya Yumma Trinanda dari Kecamatan Karanganyar dan Ansilia Ensa Utama dari Kecamatan Kebakkramat.

Selain terpilih 3 besar PPL 2019, ada pula beberapa kategori yang diperlombakan dalam acara puncak malam itu. Yakni kategori intelegensi yang dimenangkan oleh Faisal Ary Justiawan dari Kecamatan Kebakkramat dan Surya Yuli Astuti dari Kecamatan Gondangrejo. Untuk kategori kepribadian dimenangkan oleh Wahyu Sidiq Pamungkas dari Kecamatan Tasikmadu dan Christine Wiwin dari Kecamatan Jaten. Sedangkan kategori fotogenik dimenangkan oleh M Wahyu Aji dari Kecamatan Karanganyar dan Mela Kuntadewi dari Kecamatan Karanganyar.

“Kabupaten Karanganyar menjadi tempat cukup strategis, kehadiran wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Juliyatmono. Ia berharap semoga PPL tiap tahun melahirkan generasi muda yang baik, kompetitif sesuai era kekinian. “Ini semata-mata tugas pemerintah mebantu memfasilitasi dan menemukan orang hebat melalui pemilihan PPL,” terangnya.

Kepada para generasi muda, Juliyatmono berharap dapat membangun impian yang sama untuk mempunyai rasa percaya diri. “Karena Tuhan memberikan potensi yang besar kepada kita. Kelebihan itu mari kita optimalkan, untuk optimis melihat masa depan. Yakin bahwa Tuhan akan membukakan jalan kepada siapapun yang optimis, optimis cara berfikirnya,” ungkapnya.

Pemilihan PPL ini menjadi momentum serta pemicu untuk bisa eksis dimanapun berada.

“Alumni PPL mari terus membangun kekompakan dan kebersamaan. Mari kita promosikan Karanganyar dengan suasana yang baik. Masyarakatnya yang ramah, masyarakat yang menyenangkan dan tinggi semangat nilai gotong-royong,” ungkap Juliyatmono.

Adapun dalam malam puncak Grand Final PPL 2019 itu semakin meriah dengan penampilan Tari dari Sanggar Ngesti Budaya dan sepasang kostum Garuda serta Jalak Lawu dari Nglurah Tawangmangu.(Ard/Tgr)