Hut Bayangkara ke 73, Bupati Terima Kado Istimewa Dari Polda Jawa Tengah

 

Wakil BUpati Karanganyar, Rober Cristanto mewakili Bupati Juliyatmono menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah karena dinilai telah membantu tugas-tugas Polri

 

 

KARANGANYAR – 10 Juli 2019

 

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda) Jawa Tengah memberikan kado istimewa bagi bupati Karanganyar, Juliyatmono. Polda Jawa Tengah menilai bupati, Juliyatmono telah mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Resor Karanganyar berupa pembangunan Mako Polres Karanganyar, Mako Polsek Colomadu, Kantor Satreskrim, dan Kantor Patwal Polres Karanganyar. Penghargaan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Ryco Amelza Dahniel dalam HUT Bayangkara ke 73 di Halaman Mapolda di Semarang. Penghargaan itu diterima oleh Wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto.

Informasi yang dihimpun Pemkab Karanganyar menghibahkan dana pembangunan gedung Mapolres Karanganyar sebesar Rp 10,2 miliar dalam dua tahap. Tahap pertama Rp 3 milar untuk pembangunan gedung Wira Satya dan tahap 2 Rp 7,2 miliar untuk sarana dan prasarana. Pada saat peletakan batu pertama pembangunan tahap 2, bupati mengatakan pemberian dana hibah untuk pembangunan itu karena rasa memiliki apalagi terletak di pinggir jalan raya, pusat keramaian dan saat ini sudah selesai pembangunannya.  “Di sekelilingnya akan dibuat City Walk sehingga terlihat tampak indah dan megah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat peletakan batu pertama pembangunan (02/01/2018).

Selanjutnya Pemkab Karanganyar memberikan dana hibah sebesar Rp 4 miliar dalam pembangunan Mapolsek Colomadu. Dana hibah tersebut berasal dari ABPD Kabupaten Karanganyar tahun 2019. Peletakan batu tanda mulai dibangunnya Polsek Colomadu dilakukan pada tanggal 25 Juni 2019. Menurut Bupati, pembangunan Polsek Colomadu itu karena berada ditempat strategis, yakni Boyolali, Sukoharjo dan Karanganyar. Fungsinya juga akan ditingkatkan  sehingga diperlukan kantor yang representatif. “Karena berada di daerah perbatasan, maka kita akan bantu proses pembangunannya melalui dana hibah. Pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap dengan total dana Rp 4 miliar, “ ujarnya saat peletakan batu pertama. (hr/tgr)