PEMBUKAAN JAMBORE SANTRI XIV KABUPATEN KARANGANYAR 2019

Sambutan oleh Kepala Kesbangpol, Agus Cipto Waluyo di Lapangan Desa Wonolopo, Tasikmadu, Karanganyar.

 

KARANGANYAR – Jambore Santri XIV Kabupaten Karanganyar 2019 resmi dibuka oleh Kepala Kesbangpol, Agus Cipto Waluyo di Lapangan Desa Wonolopo, Tasikmadu, Karanganyar pada hari Jum’at (5/7). Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Camat Tasikmadu, Camat Kebakkramat, Kepala Desa Wonolopo, serta tokoh masyarakat Desa setempat.

Jambore Santri XIV tahun 2019 ini diikuti kurang lebih 500 peserta yang berasal dari 25 TPQ Se-Kabupaten Karanganyar. Masing-masing TPQ mengirimkan anggotanya yang berjumlah 20 peserta terdiri dari santri putra dan santri putri. Panitia inti penyelenggara kegiatan ini adalah Forum Kolaborasi Dakwah Islam (FKDI) Kabupaten Karanganyar yang berjumlah 120 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kepada para peserta untuk menerapkan karakter seorang santri yang baik dan bersumber pada Al-Quran dan Sunnah. Kegiatan Jambore Santri ini bisa dikatakan sama dengan Pondok Pesantren, hanya saja berbeda pada tempatnya yang di tempat terbuka.

Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata seremonial saja, tetapi lebih dari itu adalah dalam rangka membentuk generasi yang Islami dan Qur’ani, Pemerintah merasa bangga atas terselenggaranya acara ini dan sekaligus semoga kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang betul-betul bisa menghasilkan generasi yang bisa memajukan bangsa ke arah yang lebih baik. ” Salah satu misi dari pemerintah tahun ini adalah meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan melalui kegiatan yang positif, dan Kami berpesan kepada adik-adik peserta sebagai generasi yang nanti menjadi generasi yang cerdas Islami dan Qur’ani betul-betul bisa hidup di masyarakat sekitar kemudian tidak menutup diri sendiri dan bisa bersosialisasi dengan baik kepada orang lain” Ucapnya.

Dalam kegiatan pembukaan ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar sekaligus  juga memberikan sedikit bantuan berupa uang untuk menunjang lancarnya kegiatan Jambore Santri XIV tahun 2019 ini. Harapan dari panitia penyelenggara, kegiatan ini bisa terus berjalan dan mendapat dukungan penuh oleh pemerintah untuk kedepannya. ” Kegiatan ini sempat fakum yaitu dari tahun 2005-2009 , lalu kembali aktif dan kegiatan unggulan Jambore Santri kini sudah yang ke-14, sebuah kebanggaan tesendiri bagi kita semua sudah bisa menyampaikan syiar Islam kepada masyarakat luas melalui kegiatan ini, dan kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah yang telah mendukung kegiatan ini sehingga nantinya bisa terselenggara dengan baik,” Ucap Ketua Panitia Muhammad Nur.

Demikian Diskominfo (Tgr/Fdt/Wk)