Tolak Imunisasi Gara-gara Takut Jarum Suntik, Bupati Yakinkan Aman

Muna, anak bayi dari ibu Isni memberikan salam apllous kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

 

 

KARANGANYAR – 2 Juli 2019

 

Ada yang menarik dari kunjungan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika berkunjung ke rumah Ny Isni, ibu dar Muna yang enggan putrinya diimunisasi. Ternyata, penyebabnya Ny Isni takut terhadap jarum suntik. Sebenarnya, suami sudah menyarankan untuk imunisasi namun karena takut, sehingga putranya belum diimunisasi.

“Saya akan bilang sama ayahnya Muna, boleh apa tidak nanti dilakukan imunisasi. Jika nanti boleh, saya akan menghubungi puskesmas untuk dilakukan imunisasi,” papar Ny Isni.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyakinkan bahwa imunisai aman dan dilakukan oleh orang yang ahlinya. Sehingga tidak perlu takut hanya karena jarum suntik. Namun Imunisasi itu menunjang kesehatan anak. Jika anak sehat maka akan diperoleh generasi yang kuat. “Imunisasi itu penting untuk kesehatan anak sehingga perlu dilakukan,” tambahnya.

Bupati juga mengunjungi rumah Burhanudin, salah satu warga yang menolak diimunisasi. Orang nomor satu di Karanganyar tetap berharap putranya dilakukan imunisasi karena itu untuk kekebalan tubuh anak. Jika tubuh kebal akan penyakit maka akan sehat dan generasi menjadi kuat. “Kami memberikan kesempatan satu minggu untuk berpikir kembali. Berpikir dan merenung untuk kesehatan anak,” ungkap Bupati.

Petugas dari puskesmas akan datang kembali dan apakah sudah bersedia atau belum. Namun demikian, jika memang tidak mau tetap membuat surat pernyataan dibubuhkan materai. Pihaknya hanya kawatir akan sanksi sosial yang muncul. Misalnya ada virus yang disebabkan karena anak tersebut belum diberikan imunisasi. “Maka sanksi sosial akan lebih berat,” imbuhnya. (hr/ard)