Pelepasan dan Pengarahan Bupati Kepada Peserta Pelatihan Dasar CPNS 2019 Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan dan pengarahan sekaligus melepas Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Karanganyar.

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Pelepasan dan Pengarahan Pelatihan Dasar CPNS yang di hadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kamis (20/06).

Drs. Siswanto, MM selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar saat memberikan sambutan menyampaikan tujuan pelatihan ini agar para peserta Latsar dapat mempersiapkan fisik dan mental untuk mengikuti pelatihan dasar yang akan dilaksanakan selama 51 hari. Di harapkan peserta pelatihan CPNS yang berjumlah 354 orang dari 15 Organisasi Perangkat Daerah dengan rincian CPNS Golongan III sejumlah 273 orang,  CPNS Golongan II sejumlah 81 orang dan akan dibimbing oleh 236 mentor. Jumlah CPNS perempuan lebih banyak dari jumlah CPNS laki-laki yaitu CPNS Perempuan berjumlah 259 orang dan CPNS Laki-laki berjumlah 95 orang. Harapannya setelah mengikuti pelatihan dapat menjadi PNS yang dapat memberikan pelayanan secara profesional kepada masyarakat, sehingga dapat membentuk PNS yang profesional.

Selanjutnya Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa para CPNS sudah diperhatikan dengan baik, dan sudah pamitan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan selamat jalan dan selamat mengikuti pendidikan dengan baik, kami berikan beberapa bekal yaitu rasa percaya diri sebagai CPNS dan nanti akan ditetapkan menjadi PNS, siapapun sebagai Warga Negara Indonesia ini kebanggannya mengabdi kepada Bangsa dan Negara. Tolong untuk diiukti dengan baik dan jaga nama baik Kabupaten Karanganyar dan selalu membuat suasana aktif saat pelatihan. Kabupaten Karanganyar adalah Penyelenggaraan Pemerintahan terbaik di Indonesia. Selanjutnya RPJMD 2018-2023 sudah disiapkan program-program unggulan. Salah satu program unngulan ASN di birokrasi adalah merencanakan Cyber City dan setiap UPG Harus punya 1 produk unggulan inovatif.

Demikian Diskominfo (Adt/Fdt/Fjr).