BUPATI KARANGANYAR : Pemkab Akan Tutup Semua Warung Sate Jamu Di Karanganyar

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono Hadiri Audiensi Komunitas Animal Friends Jogja (AFI).(17/06)

KARANGANYAR – 17 Juni 2019

Ancaman kembalinya kasus rabies akibat perdaganan dan konsumsi daging anjing mengakibatkan Bahaya Rabies di Kabupaten Karanganyar. Rabies adalah inveksi virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia dan mamalia dengan kematian 100%, Penyebabnya dikarenakan virus rabies yang termasuk genus  Lyssavirus, famili Rhabdoviridae,penularan tersebut bisa melalui jilatan anjing yang teridentifikasi positif terkena rabies pada luka, atau gigitan hewan yang membawa virus rabies seperti kucing, kera, srigala dan kelelawar. (17/06)

Masyarakat harus waspada terhadap gigitan anjing gila karena virus rabies yang ditularkan berjalan melalui sistem saraf, sehingga tidak terdeteksi melalui pemerisaan darah.Kasus Rabies selalu berakhir dengan kematian baik pada hewan maupun manusia.

Pada kesempata tersebut salah satu pengurus Komunitas Animals Friends Jogja (AFI), Menyampaikan “Indonesia harus kita bebaskan dari daging Anjing, kalau tidak mulai dari sekarang mau kapan lagi. Karena ini sanggat berbahaya bagi yang mengkonsumsinya, bulan april lalu saya bertemu dengan pemerintahan Surakarta untuk melakukan sebuah perjanjian untuk pemberantasan warung sate anjing, di Solo banyak sekali sentral dari perdagangan daging anjing, TIM kami sudah melakukan survey bahwa daging anjing yang disembelih di solo rata-rata berasal dari Jawa Barat, karena baru-baru ini Nusa Tenggara Barat banyak yang terkena rabies sehingga banyak yang meninggal dunia karena dari hasil investigasi kami penularanya itu sanggat cepat sekali dan menurut hasil survey kami di Karanganyar ini terdapat 21 warung Anjing,kita akan melakukan sebuah kerja sama untuk pemberantasan warung sate anjing”. Jelasnya

Sementara itu Bupati Karanganyar, H. Juliyatmono saat audiensi memberi arahan ” Karanganyar harus bebas dari warung sate anjing supaya kita bebas dari penyakit dan juga bebas dari pemburuan. Maka dari itu saya akan segera tutup 21 warung sate anjing yang ada di Karanganyar, mereka yang berjualan sate anjing kita akan kumpulkan dan beri arahan untuk kita rubah profesinya/usahanya akan kita arahkan untuk menganti jualnya dengan bidang usaha yang lain yang lebih baik lagi dan kita juga akan berikan beberapa modal untuk mereka,kita akan mengarahkan mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik lagi demi kebaikan kita semua supaya terhindar dari penyakit Rabies karena Rabies untuk saat ini tidak ada obatnya dari pada nanti timbul konflik lebih baik segera kita bubarkan”. tegas orang nomor satudi Bumi Intanpari itu.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Dr. Cucuk sampaikan “Pemilik warung sate anjing saat ini ada dibeberapa wilayah sepeerti di Jumantono, colomadu, Karanganyar kota dan Kecamatan yang lain. Lebih baik segera mungkin kita tutup, karena kalau tidak segera takutnya akan membawa dampak yang tidak baik bagi kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya”.(Ard/Ysf)