‘Open House’ Gubernur, Bupati Minta Lahan Parkir Untuk Wisata Tawangmangu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto silaturahmi di kediamaan Ganjar Pranowo di Tawangmangu Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – 07 Juni 2019

 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar open House Idul Fitri 1440 H di Rumahnya Kelurahan Tawangmangu, Jumat (07/05). Bupati dan wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran OPD silaturahmi di kediamaan orang nomor satu di Jawa Tengah itu dilahirkan pukul 09.00. Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta lahan parkir untuk areal wisata ke Tawangmangu. Sebab lahan parkir terbatas yang berkunjung ke Tawangmangu membludak.

“Alhamdulillah, hari ini hari Jumat adalah hari yang baik dan kita bisa bersilaturahmi ke rumah Gubernur Jawa Tengah di Tawangmangu. Atas nama pribadi dan masyarakat Karanganyar mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir bathin,” ungkap Juliyatmono saat memberikan sambutan pada open house di rumah bersejarah Ganjar di waktu kecil, Kelurahaan /Kecamatan Tawangmangu.

Juliyatmono meminta ‘fitrah’ berupa pembuatan lahan parkir untuk wisata di Tawangmangu. Sebab wisata alam di lereng gunung lawu pertumbuhaan dan kunjungan wisata sangat luar biasa. Sementara lahan parkirnya sangat minim sehingga perlu untuk dibuatkan lahan parkir.  “Saya minta lahan parkir pak, karena Tawangmangu sudah sangat luar biasa kunjungannya jika hari Sabtu dan Minggu. Perkembangannya sangat pesat dan mari kita bangun bersama wisata kebanggan masyarakat Karanganyar tersebut,” imbuh Juliyatmono.

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik sambutan bupati Karanganyar tersebut. Dia menyebut pidato itu adalah pidato aspiratif. Dia mengakui perekonomian di Jawa Tengah ini tumbuh dengan baik dengan hadirnya jalan tol. Misal, orang Semarang yang ingin makan Soto Gading, satu jam sampai di lokasi. Hal ini menyebabkan perekonomian tumbuh dengan baik. “Pembangunan ekonomi seperti bukan bim salabim akan tetapi melalui perencanaan lama dan panjang. Yang jelas masyarakat harus guyub rukun, tentram maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” ungkap Ganjar.

Permintaan Bupati langsung direspon Gubernur Jawa Tengah. Pihaknya akan merestui permintaan lahan parkir tersebut karena memang Tawangmangu butuh lahan atau tempat untuk parkir wisatawan. “Kami respon permintaan bupati untuk pembuatan lahan parkir. Sebenarnya tinggal di desaian saja, tempat seperti apa, DED seperti apa dan hal itu dibutuhkan. Jika parkir itu terlaksana maka akan menumbuhkan perekonomian di Tawangmangu,” ungkap Ganjar. (hr/Adt)