27 Bidan PTT di Karanganyar Terima SK PNS, Ada Batas Waktu Tak Boleh Dipindah Tugas

 

Kominfo
Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan kepada 27 Bidan PTT yang diangkat menerima SK PNS di aula Kantor BKPSDM, Rabu(29/05/19).

Karanganyar – 29 Mei 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) memberikan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 27 Bidan Desa Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Cucuk Heru Kusomo menyampaikan, Bidan Desa yang diberikan SK ini posisi sudah bekerja di desa sebagai bidan PTT.

“Kemarin sebagian sudah jadi PNS sekarang, yang usia di bawah 35. Ini yang kebetulan usianya sudah 35 ke atas. Ada peraturan khusus dari pusat. Bidan Desa yang diberi SK jumlahnya 27,” katanya, Rabu(29/5/2019).

Ia menyampaikan dengan SK ini, ada persyaratan yang mengharuskan Bidan Desa yang bertugas tidak boleh dipindahkan dalam kurun waktu tertentu. “Kalau tahun kemarin 5 tahun.

Sekarang kurang tahu. Komitmen ditandatangani Bupati dan Kementerian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, di setiap desa minimal harus ada satu bidan desa, tugasnya mendampingi masyarakat desa menuju ke masyarakat yang sehat. “Jadi tidak hanya melayani persalinan, tapi ya mendampingi keluarga, membina keluarga dan membina masyarakat,” terangnya.

Cucuk selaku Kepala Dinas Kesehatan mengungkapkan, tugas bidan itu ada spesifikasi melakukan asuhan kepada ibu, anak dan terutama balita. “Masalah stunting masuk juga karena masalah pada anak,” ungkapnya.

Adapun di wilayah Kabupaten Karanganyar, semua bidan desa sudah diberikan SK, terkecuali ada yang bermasalah.

“Total bidan desa ada sekitar 212, karena ada yang satu desa diisi dua bidan. Itu karena wilayah desa yang luas seperti Ngringo (Jaten),” paparnya. (ard/Ysf/tgr)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono secara simbolis saat menyerahkan SK Pengankatan Bidan PTT dan diterima oleh Indri salah satu perwakilan Bidan yang hari itu menerima SK pengangkatan.