OPS Ketupat Candi 2019 Kabupaten Karanganyar

Diskominfo
Bupati Karanganyar Bersama Forkompimda Akan Menghancurkan Miras

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak sebagai inspektur upacara pada apel gelar pasukan “OPS Ketupat Candi 2019” di Halaman Polres Karanganyar, Selasa (28/5).

Sebanyak 1.067 liter ciu dan 586 botol minuman keras berbagai merek dimusnahkan di Mapolres Karanganyar. Miras tersebut barang bukti kasus tindak pidana ringan yang telah diputus pengadilan.

“Miras jenis ciu yang justru berbahaya. Kandungan alkoholnya lebih tinggi dibanding miras berbotol. Kami terus melakukan razia dan patroli untuk menekan peredaran minuman memabukkan itu,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi.

Ia memusnahkan barang bukti tersebut bersama pimpinan forkopimda Karanganyar secara simbolis. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Juliyatmono Dandim Letkol Inf Andi Amin Latama, Kajari Suhartoyo dan para pejabat lainnya. Botol-botol miras dilemparkannya ke stoomwalls yang kemudian menggilasnya. Sedangkan ciu dibuang ke selokan. Dalam kasus tersebut, para pelaku telah diganjar sesuai hukum berlaku. Ia berharap, itu memberi efek jera bagi mereka dan pelajaran agar orang lain tak mencoba.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi kerja Polri dalam memberantas miras. Bahkan, Polres Karanganyar menginiasi terbentuknya kampung antimiras di Desa Segorogunung, Ngargoyoso. Ia meminta aparat keamanan tetat berkomitmen melaksanakan tugasnya meski beban kerjanya berlipat ganda dalam operasi ketupat candi 2019.

“Ramadan kali ini bersamaan dengan tahapan pemilu. Tentunya, tingkat kerawanan lebih banyak. Seperti intoleransi, bencana alam, stabilitas perekonomian, pencurian dan perampokan hingga kecelakaan lalu lintas. Pengecekan kesiapan petugas dan armada menjadi penting untuk memberi masyarakat rasa tenang dan aman,” katanya.

Selain memusnahkan miras, juga dilakukan penghancuran knalpot tidak standar. Puluhan knalpot itu dipotong menggunakan gerinda. Sebelumnya, para pimpinan melakukan pengecekan kendaraan bermotor dinas milik satgas operasi yang akan berlangsung 29 Mei – 10 Juni 2019. (ina/an)