Sosialisasikan Perihal Pemilu, Bupati Karanganyar Hadiri Sambung Rasa Di Radio Swiba

Kominfo
Bupati Karanganyar H. Juliyatmono di dampingi Plt. Kepal;a Dinas Kominfo Karanganyar hadiri acara Sambung rasa di Radio Swiba dengan tema “Sosialisasi Pemilih Cerdas Guna Mewujudkan Pemilu Damai DI Kabupaten Karanganyar” dengan nara sumber Ketua KPU Karanganyar, Kepala BAwaslu Karanganyar dan Perwakilan Dandim 0727 Karanganyar di Pelataran Radio Swiba, Jum’at(05/04/19).

KARANGANYAR – 05 April 2019

Menjelang perhelatan Pemilu 2019, Pemkab Karanganyar menggelar acara bertajuk Sambung Rasa Sosialisasi Pemilih Cerdas, Jumat (5/4/2019) malam. Acara itu berlangsung di halaman Radio Swiba Karanganyar dan disiarkan on air melalui Radio Swiba 96.3 Fm.

Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari menuturkan, menuju pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2019 yang tinggal 12 hari lagi, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan terkait penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

“Kami telah melakuakan kegiatan terkait pemutahiran data pemilih secara berkesinambungan. Terakhir kita melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan DPT Hasil Perbaikan tahap 3 pada 2 April lalu,” jelasnya.

Selain itu, juga telah dilaksanakan pengambilaan sumpah dan pelantikan sejumlah 3.149 ketua KPPS secara serentak.

“Itu bentuk kesiapan kita terkait penyelenggaraan Pemilu, terutama KPPS yang akan menjadi ujung tombak pada saat pemungutan dan perhitungan suara,” katanya.

Trias menambahakan, ada beberapa tugas yang melekat di KPU dan anggota yakni terkait sosialisasi.

“Terkait sosialisasi, kita tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat tapi juga pemahaman. Bagaimana pemilih itu dapat menyalurkan hak pilih secara baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti mengatakan, dalam pengawasan tahapan Pemilu 2019, Bawaslu telah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, LSM maupun pemilih pemula.

Sehingga ketika hari H, masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk nyoblos saja tapi ikut mengawasi tahapan Pemilu.

“Ketika ada indikasi pelanggaran, segera melaporkan ke Bawaslu. Kami memiliki 5 pengawas di tingkat Kabupaten, 3 di kecamatan, 1 di tiap desa dan di tiap TPS. Kita masih membutuhkan partisipasi masyarakat terkait pengawasan,” ungkapnya.

“Karena suksesnya Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara. masyaraat juga punya tanggung jawab mewujudkan Pemilu demokratis dan bermartabat,” imbuhnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, semua pihak telah berkoordinasi dengan baik, dengan terus berbagi peran mengikuti proses tahapan Pemilu.

“Sebentar lagi kita akan membagi peran, pejabat struktural perangkat daerah supaya ikut memantau pelaksanaan Pemilu di masing-masing kecamatan. Memastikan supaya Pemilu lancar dan sukses,” paparnya.

Itu dilakukan supaya tidak ada yang menghambat penyelenggaraan proses demokrasi. “Masyarakat tidak perlu khawatir, KPU dan Bawaslu telah siap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Juliyatmono juga menjelaskan terkait menjadi pemilih cerdas. “Pemilih cerdas itu yang menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, dengan rasionalitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan,” jelasnya.(Ard/Tgr).