Habib Luthi Ajak Masyarakat Untuk Tidak Mudah Terpecah Belah

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama jajaran forkominda dalam pengajian akbar dalam rangka Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Plasa Alun alun Karanganyar

 

KARANGANYAR – 23 Maret 2019

 

Guyuran Hujan di Plaza Alun-alun Karanganyar tidak menyurutkan ratusan orang untuk mengikuti pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Pengajian yang menghadirkan Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya bahkan tetap penuh hingga tengah malam. Pada kesempatan itu, Habib Luthfi mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan menjadi filter agar tidak mudah terpecah belah.

“Indonesia merdeka ini bukan kado atau hadiah, melainkan perjuangan para pahlawan dan syuhada bangsa. Mari kita yang tinggal mengisi kemerdekaan jangan mudah untuk dipecah belah di musim pilpres dan pileg 2019 ini,” papar Habib saat memberikan tauziah kepada masyarakat bumi intanpari Sabtu Malam (23/03).

Dia menambakan masyarakat diminta untuk tidak suudzun atau berprasangka jelek. Apalagi di musim pemilu seperti ini, jangan sampai menjual aib orang lain. Menghina atau menjelek-jelekkan orang lain hanya untuk mencapai tujuannya masing-masing. Masyarakat harus menjadi filter atau menyaring setiap informasi yang ada. “Momentum isra miraj Nabi Muhammad SAW mampu untuk meningkatkan kesadaran dalam beragama. Kesadaran berbangsa dan bertanah air Indonesia, kemudian menjaga kehormatan bangsa dan negara. Mari bercermin pada rasullullah,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta masyarakat untuk tetap guyub rukun. Meskipun perhelatan pemilu tanggal 17 April mendatang, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab di media sosial rasanya sudah ‘perang’ yang luar biasa dalam pemilu 2019. “Mari bermunajat kepada Allah SWT, agar masyarakat tetap kompak dan bersatu. Tetap guyub rukun menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Bupati Karanganyar. (hr/adt)