22 Stand UMKM dan Pergelaran Wayang Semalam Suntuk Semarakkan Milad PWKT (Persatuan Warga Karanganyar Tenteram) ke- 10 Di Kepri Mall Batam

Bupati Karangayar memberikan sambutan pada pementasan wayang dalam rangka Milad PWKT ke 10 di Halaman Parkir Kepri Mall, Batam

Karanganyar, Senin 25 Februari 2019

Menyemarakkan Hari Jadi ke 10 Paguyuban Warga Karanganyar Tenteram (PWKT) Kota Batam, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karanganyar menggelar bazar produk UKM Karanganyar. Tak hanya kuliner, namum juga perkakas rumah tangga berbahan kayu hingga jasa dan pendidikan.

Sebanyak 22 stand yang disediakan menampilkan produk-produk unggulan asal Kabupaten Karanganyar diantaranya kerajinan kayu asal Tawangmangu dan beras organik asal Karangpandan. Dari produk-produk yang ada ternyata beras organik paling diminati warga Batam.

Menurut Waluyo Dwi Basuki, Kepala Disperindagkop Kabupaten Karanganyar, UMKM bazar produk UKM ini merupakan ajang promosi produk dari Kabupetan Karanganyar. Antusias masyarakat Batam terhadap beras organik ternyata sangat tinggi. Semua jenis beras merah, beras hitam dan beras putih yang dibawa habis terjual.

“10 kg masing-masing jenis beras organik ludes. Bahkan banyak pengunjung meminta kontak produsen beras organic,”katanya.

Puncak kegiatan yang digelar di halaman Kepri Mall Batam ini ditandai dengan pembaruan kerjasama antara Pemerintah Kota Batam dan Kabupaten Karanganyar yang langsung ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Batam dan Bupati Karanganyar dilanjutkan pertunjukkan wayang dari dalang kenamaan asal Karanganyar, yakni Ki Anom Dwijokangko dan Ki Cahyo Kuntadi, Sabtu (23/2) malam hingga Minggu (24/2) dini hari kemarin.

Hadir dalam acara itu diantaranya Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rober Christanto, Jajaran Kepala OPD dan sejumlah anggota DPRD Karangayar.

Ketua Umum PWKT Kota Batam, Suratno mengatakan sekitar seribu perantau bergabung di PWKT Kota Batam. Didasari latar belakang sama, mereka merasa perlu merapatkan barisan.

Penyerahan wayang secara simbolis dibukanya pementasan wayang oleh Bupati Karanganyar

“Acara ini bertepatan milad ke-10. Pada tiga tahun lalu, wayangan disini dengan Ki Dalang Manteb Sudharsono,”kata pria yang sudah 25 tahun merantau di Kota Bata mini.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya berharap dengan pembaruan kerjasama dengan Pemko Batam dapat terjalin semakin baik.

“Semoga melalui kerjasama ini makin mempererat hubungan Pemko Batam dan Kabupaten Karanganyar. Saya titipkan warga saya di Batam biar semakin makmur,”katanya.

Penandatanganan MoU kerjasama antara Pemkab Karanganyar dengan Pemkot Batam

Bupati juga berpesan pada warga perantauan asal Karanganyar untuk tetap menjaga kerukunan dan kesolidan.

“Saling berbagi dan membantu antar warga Karanganyar di Batam. Sukses dan maju di tanah parantauan,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (tg/adt/ind)