Gelar Pasukan PAM TPS Pilkades Serentak Tahap 2, Bupati Karanganyar Instruksikan Untuk Jaga Kondusifitas

Bupati Karanganyar didampingi perwakilan Kodim 0727 dan Polres Karanganyar melaksanakan pemeriksaan barisan.

Karanganyar, 14 Februari 2019

Kamis, 14 Februari 2019 pagi, halaman Kantor Dinas Bupati Karanganyar terlihat sudah dipenuhi pasukan pengawal. Mulai dari kepolisian, linmas dan TNI berjajar rapi mengikuti Gelar Pasukan Pengaman Pilkades Serentak Tahap 2.

Terlihat Bupati Karanganyar sebagai pembina apel. Didampingi oleh perwakilan dari Kodim 0727 dan Polres Karanganyar, Bupati Karanganyar menaiki mimbar untuk memberikan pengarahannya kepada pasukan. Namun sebelumnya dilakukan pemeriksaan barisan oleh Bupati Karanganyar.

Pelaksanaan pilkades serentak dilakukan di 145 desa di Kabupaten Karanganyar. Juliyatmono selaku pembina apel mengharapkan agar pelaksanaan pilkades berlangsung dengan baik dan lancar. Dirinya mengutarakan bahwa telah dilakukan sampling dari beberapa desa yang akan menjalankan pilkades.

“Jumlah kotak suara harus berbeda dengan jumlah dusun, sehingga tidak ada persepsi bagi warga dusun yang seolah-olah dikumpulkan dan diarahkan permasing-masing kotak suara”, imbau Juliatmono. Hal ini bertujuan untuk mengurangi persepsi negatif dari warga dan mengkodusifkan pelaksanaan pilkades.

Dalam kesempatan ini, Bupati Karanganyar juga mengumumkan bahwa pada tanggal 20 Februari 2019 nanti, merupakan hari libur daerah. DIharapkan warga bisa berpartisipasi penuh dalam salah satu pesta demokrasi ini. Namun, dirinya juga menambahkan jika bagi warga yang berprofesi sebagai buruh diharapkan untuk mengatur waktu supaya tidak menngganggu pekerjaannya dan mengurangi penghasilan hariannya.

Selanjutnya, tanggal 18 Februari besok adalah merupakan moment penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon kepala desa. Bupati Karanganyar menginstruksikan kepada pasukan pengaman terutama jajaran linmas untuk lebih waspada dan peka terhadap kondisi sekitar. Kemudian tanggal 19 Februari merupakan hari tenang, dimana semua alat peraga kampanye akan diturunkan.

Demikian Diskominfo. (tgr/ard)