Studi Banding ZIS, Pemkot Salatiga Kunjungi Baznas Karanganyar

Kunjungan Kerja Pemkot Salatiga di Baznas Karanganyar

Karanganyar – 7 Februari 2019

Pemerintah Kota Salatiga baru saja mengunjungi Baznas Karanganyar untuk melakukan studi banding (7/2). Rombongan tersebut dibawa oleh Sekda Kota Salatiga, Fakhrurroji. Rombongan telah diterima dengan baik oleh Baznas Karanganyar di Aula Kantor Baznas Karanganyar.

Dalam penyampaiannya, Drs. H. Sugiyarso H. S., S.Pd., M.Ag., M.Kn, selaku Ketua Baznas Karanganyar menyampaikan bahwa uang dari pengumpulan ZIS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 uang ZIS tersebut dapat terkumpul sebesar 6,8 Milyar, kemudian tahun 2016 sebesar 10,2 Milyar, tahun 2017 sebesar 13,2 milyar rupiah. Dan tahun 2018 kemarin mengalami peningkatan sekitar 2 milyar, yaitu sebesar 15 milyar rupiah. Baznas Karanganyar mendapat penghargaan di tingkat Provinsi dan Nasional sebagai Baznas tertinggi pengumpulan mau pun pentashorufan zakat, infaq, dan shodaqoh.

“Jika bertanya ada berapa instansi yang menyumbankan infaq/shodaqoh paling besar itu ada 3. Yaitu Disdikbud, Kemenag, dan Kemenkes. Disdikbud setiap tahunnya dapat mengumpulkan sekitar 882 juta, Kemenag 731 juta, dan Kemenkes 609 juta”, tuturnya.

Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh H. Iskandar, S.H, selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Dan Pendayagunaan menyampaikan bahwa program kerja Baznas Karanganyar disesuaikan dengan Baznas Pusat, sedangkan redaksinya disesuaikan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dana yang dikumpulkan oleh Baznas Karanganyar akan dialokasikan untuk kegiatan – kegiatan sosial, seperti untuk beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, ambulance gratis, dsb. Pendistribusian ZIS berdasarkan program – program yang dimiliki oleh Baznas, seperti Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Makmur, dan Karanganyar Pintar.

 

Diskominfo (ind/dn/sr)