Sinau Bareng Cak Nun di Alun-alun Karanganyar

Cak Nun, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto sinau bareng dengan masyarakat dalam puncak harlah NU ke 93 di Alun-alun Karanganyar

 

KARANGANYAR – 03 Februari 2019

Emha Ainun Najib atau lebih akrab disapa Cak Nun datang ke bumi Karanganyar. Kedatangan pria kelahiran 27 Mei 1953 itu untuk ngaji bareng di alun-alun Karanganyar dalam rangka puncak harlah ke 93 Nahdatul Ulama (NU). Meski diguyur hujan, masyarakat tetap antusias mengikuti sinau bareng dengan Cak Nun.

“Saya merasakan Karanganyar tentrem ayem. Tidak ada ‘geni sethik-sethik’ (gejolak red) di Karanganyar. Memang atmosfernya, tanahnya, sumber air memang berkah buat Karananyar,”papar Cak Nun.

Dia menambahkan forum kerukunan antar umat beragamanya sangat baik. Ukhuwah islamiyah di Karanganyar berjalan dengan baik. Semuanya saling menghormati dan tentrem ayem. Dalam kesempatan itu, Cak Nun mengajak jamaah untuk lebih mengenal lagi NU. Mulai berdirinya, siapa yang mendirikan dan tanahnya untuk cikal bakal NU sumbangan dari siapa. Semuanya itu dikemas dengan

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan tokoh-tokoh NU mendirikan bangsa Indonesia. Jika saat ini merawat NU berarti sama-sama menjaga negera kesatuan Republik Indonesia.  Sila-sila dalam pancasila untuk dilaksanakan sengan sebaik-baiknya. Masyarakat, harus tetap guyub rukun guyub dan tentrem ayem. “ Melalui Harlah NU ke 93, organisasi terbesar ini akan juga semakin jaya. Bukan hanya di Indonesia akan tetapi juga mendunia. Atas nama pemerintah terus ikut supaya NU bersama-sama dengan pemerintah menjaga –persatuan dan kesatuan indonesia,” paparnya. (hr/ard)