742 Sertifikat Tanah Program PTSL Tahun 2018 Dibagikan

Diskominfo
Bupati Karanganyar menyampaikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat program PTSL TH 2018 di Balai Desa Ngadiluwih Matesih, Senin (31/12).

 

Karanganyar – Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar menyerahkan sertifikat Hak atas tanah dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) 2018 yang bertempat di Balai Desa Ngadiluwih Matesih, Senin (31/12).

Koordinator PTSL Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar, Joko Suhendro mengatakan 35 ribu sertifikat tanah yang selesai diregistrasi dibagikan secara bertahap ke 74 desa sasaran tahun ini. Dan sebanyak 10.000 sertifikat untuk tahun 2019, katanya.

Kantor Pertanahan membukukan 750 sertifikat hak milik perseorangan dan kas desa dalam program nasional tersebut. Sebanyak 742 sertifikat diserahterimakan di aula desa sedangkan 8 sisanya belum bisa dibagikan karena syaratnya belum lengkap. Joko meminta masyarakat pemegang sertifikat meneliti identitas dan gambar denah. Apabila terdapat kesalahan, diharapkan segera melapor.

Camat Matesih, Mulyono menekankan bahwa semua tanah harus memiliki sertifikat. Untuk yang belum mendaftarkan bisa mendaftarkan melalui kadus dan akan diajukan tahun depan. Semua ini dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat, katanya.

Sedangkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan pentingnya wajib pajak melunasi kewajibannya itu. Ia memastikan tagihan PBB tidak sampai menyengsarakan. Bahkan, itu dianggap sedekah.

“Masih ada yang ditagih Rp 5 ribu-Rp 10 ribu per tahun. Anggaplah itu sedekah. Pemda belum akan menaikkan pajak,” katanya.

Ia mempersilakan pemilik sertifikat menjaminkannya ke bank untuk modal usaha. Namun, jangan sekali-kali meminjamkannya ke orang lain agar tidak disalahgunakan. (ina/an)