633 Pesilat Ikuti Kejurda Tapak Suci Di Karanganyar

Kominfo
Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Kejurda Tapak Suci Pimda 055 Kabupaten Karanganyar di GOR RM.SAID, Sabtu(22/12).

Karanganyar, 22 Desember 2018

Pembukaan Kejurada Tapak Suci Pimda 055 Kabupaten Karanganyar dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, juga dihadiri Sekda Karanganyar, Anggota DPR RI , Ketua PP Tapak Suci, Ketua PDM Muhammadiyah Karanganyar, Ketua Pencak Silat Kab. Karanganyar, dan ketua-ketua perguruan pencak silat yang ada di Karanganyar, Sabtu(22/12).

Sebanyak 633 Pesilat dari 43 cabang Tapak Suci se Kabupaten Karanganyar ikuti Kejurda Tapak Suci Pimda  055 Kabupaten Karanganyar yang digelar di Gor RM. SAID mulai tanggal 23-25 Desember 2018 yang mempertandingakan sebanyak 528 partai.

Ketua Pencak Silat Kabupaten Karanganyar dalam pidato sambutanya sampaikan bahwa gelaran Kejurda Tapak Suci ini menjadi road show yang ketiga bagi kami segenap pengurus IPSI Karanganyar di hari ini, setelah tadi pagi membuka kejuaraan pencak silat Palur Plaza Cup, kemudian PSHT Cup dan ini Kejurda Tapak Suci.

Ada 10 perguruan pencak silat di Karanganyar yang sudah tergabung di IPSI Kabupaten Karanganyar, dan masing-masing sudah mempunyai padepokan sendiri-sendiri.

“ Saat ini putra daerah dari Karanganyar, Kelvin yang merupakan Juara Kopwil Nasional tingkat SLTA sedang berada di Riyadh Arab Saudi mengikuti Festival Pencak Silat mewakili Indonesia. Dan ada juga putra daerah yang kemarin meraih prestai di gelaran Porprov yang baru saja usai “, jelasnya.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan sampaikan bahwa dengan Sholat yang khusyu’ bisa menambah keimanan dan kekuatan.

“ Tapak Suci harus berani tampil menjadi garda terdepan jika negara Indonesia diserang “, jelasnya.

Sabar dan sholat akan menjadi penolong, kader tapak suci harus terus mengembangkan keberanian mengajak kepada kebaikan untuk sesama. Menghormati, toleransi kepada sesama yang beda keyakinan harus ditanamkan sedini mungkin.

Agar masyarakat di Karangnayar senantiasa rukun, guyub, kompak, dan menjadi Islam yang rohmatan lil ‘alamin. Harus rukun juga dengan perguruan bela diri yang lainya yang ada di Karanganyar.

Bupati berharap dengan adanya Kejurda Tapak Suci ini bisa melahirkan atlet-atlet bela diri yang berkualitas dan membanggakan Kabupaten Karanganyar. Bisa menjadi kader-kader bangsa dan menjadi kader bagi Muhammadiyah yang berkualitas.

Bantu pemerintah mewujudkan impian, yang kuat imannya, yang rukun masyarakatnya, yang toleran umat beragamanya agar menjadi Baldatun Thoyibatun Wa Rabbun Ghofur.(Ard/Tgr).