Jaga Terus Gotong-royong Dan Kerukunan

Bupati Karanganyar menyampaikan sambutan dalam pagelaran wayang di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar

 

KARANGANYAR – 10 Desember 2018

Masyarakat diminta untuk terus menjaga gotong royong dan kerukunan antar penduduk. Sebab hal itu menjadi modal untuk membangun daerah lebih baik. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan pesan dalam pagelaran wayang kulit di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar.

Pada kesempatan itu bupati Karanganyar juga memohon doa restu tanggal 15 Desember 2018 bakal dilantik menjadi bupati dan wakil bupati periode 2018-2023. Pelantikan akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Orang nomor satu di Karanganyar mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat menjadi bupati periode kedua. “Saya bertekad pembangunan di Karanganyar lebih baik dan maju. Saya terus meminta masyarakat untuk terus meningkatkan gotong royong dan kerukunan,” papar Juliyatmono

Lebih jauh, bupati mengajak masyarakat di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu mensukseskan pilkades 20 Februari mendatang. Kesuksesaan itu ditandai masyarakatnya tetap guyub rukun, aman dan tertib “Silahkan mendaftar menjadi calon kepala desa, gratis. Biaya ditanggung pemerintah,” papar Juliyatmono.

Pada kesempatan itu, Bupati  menyampaikan di tahun 2019 akan membangun masjid Agung Karanganyar. masjid kebanggaan masyarakat Karanganyar bakal dipugar dan akan dibangun mirip Masjid Nabawi dengan dana Rp 101 miliar. Masjid itu juga akan dilengkapi dengan menara dan lift. Termasuk payung yang bisa ‘mengkrok’ saat akan diperlukan. “Kita bakal punya masjid megah di Karanganyar yang mirip masjid di Mekah. Saya yakin dengan dibangunya masjid tersebut akan mendatangkan wisatawan ke Karanganyar. Jika sudah ke Masjid pasti akan berkeliling ke Karanganyar,” imbuhnya. (hr/Adt)