Wayangan Desa Jatisawit Kec.Jatiyoso Dalang Ki Sutarmo

Kominfo
Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat sampaikan pidato sambutannya dalam gelaran Wayang kulit semalam suntuk di Desa Jatisawit Kec. Jatiyoso, Minggu(02/12).

Karanganyar – 02 Desember 2018

Masih dalam nuansa memperingati HUT Kabupaten Karanganyar ke 101, Pemkab Karanganyar selenggarakan hiburan Wayangan semalam suntuk di 17 Kecamatan, Jatiyoso menjadi Kecamatan pertama yang disinggahi rombongan jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam gelaran tersebut, Minggu(02/12).

Camat Jatiyoso Budi Susanto dalamsambutanya sampaikan bahwa Kecamatan Jatiyoso dalam keadaan yang sedikit kurang kondusif. Bidang keamanan saat ini ada keresahan di Desa Wonorejo, ada 26 kambing yang mati diterkam harimau dalam kurun waktu 1 minggu. Diperkirakan ini macan tutul.

Sudah menggerakan pos kamling dengan relawan dari TNI dan Polsek ,sudah berupaya untuk mengkondisikan agar warga tidak terlalu resah, jelasnya.

Pada sabtu kemarin telah diketahui ada 2 harimau yang menerkam 2 kambing, bahkan sempet masuk ke rumah warga, mudah2an bisa segera dikondisikan karena warga sangat khawatir.

Sehubungan dengan Pilkades serentak di Kabupaten Karanganyar, di Kecamatran Jatiyoso sendiri ada 9 desa , 7 diantara desa tersebut  Februari nanti akan melaksanakan pilkades. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan kondusif.

Gelaran wayang kulit semalam suntuk ini juga dlm rangka memperingati HUT 101 kab karanganyar

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir didampingi rombongan Pejabat Pemkab Karanganyar memberikan ucapan terimakasih kepada warga Jatisawit kususnya umumnya warga karanganyar karena Pilkada kemarin sudah kelampahan dengan aman,damai dan tentram.

Lewat gelaran Wayangan di 17 Kecamatan yang rencananya akan digelar dalam kurun waktu enam malam ini sampaikan bahwasannya kebudayaan harus dijaga sebagai sarana meningkatkan persaudaraan, bukan hanya tontonan tapi juga tuntunan bagi warga Karanganyar.

Dengan adanya musibah dari Harimau, Bupati sedang memikirkan untuk mengganti kambing warga yang menjadi korban harimau, karena Bupati sadar betul itu sumber penghasilan warga dr ternak kambing.

Bupati kembali ingatkan pilkades, pilpres dan pilleg mendatang untuk disengkuyung warga masyarakat agar kondusif walau berbeda pilihan.

Bupati juga menyarankan agar anak-anak di Jatisawit walau jauh dari kota harus tetep sekolah hingga tuntas, karena generasi pemuda merupakan tonggak masa depan bangsa bahkan desa ini

Tdk boleh saling menjelek jelekan,

Membiasakan utk stelah maghrib kumpul dg keluarga, matikan TV utk memeperkuat keutuhan keluarga.(Ard/Tgr).