TOJA Expo, Upaya Sinergi Pemanfaatan Obat dan Obat-Obatan Tradisional

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Upaya pemanfaatan obat dan obat-obatan tradisional oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOT) Tawangmangu menggelar expo mengenai tanaman obat dan obat tradisional di Gedung Wanita, Jum’at (30/11) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan tanaman obat dan pelaku obat tradisional antara B2P2TOT, masyarakat dan Pemkab Karanganyar. Kegiatan Tumbuhan Obat dan Jamu Expo digelar selama dua hari di Gedung Wanita Jumat( 30/11) dan Sabtu (1/12).

Dalam TOJA expo beragam kegiatan digelar seperti seminar tanaman obat dan obat-obatan tradisional, pelatihan pembuatan jamu, pameran produk umkm di bidang tanaman obat tradisional serta hasil penelitian dari B2 P2TOT mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional.

Kegiatan TOJA expo sendiri bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Balai Besar Penelitian Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu dan Pemkab Karanganyar, mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan obat tradisional,dan mempromosikan produk produk tanaman herbal.

Bupati Karanganyar, Juliyatmomo dalam sambutannya sekaligus membuka, mengapresiasi kegiatan TOJA expo yang digelar dua hari.

Diharapkan dengan TOJA expo ini dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahannya ditanami obat tradisional.

“Semoga masyarakat teredukasi dengan memanfaatkan lahannya untuk ditanami tanaman obat tradisional,”katanya.

Ditambahkannya dengan adanya TOJA expo ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan obat tradisional di Kabupaten Karanganyar. Apalagi obat herbal sangat bermanfaat bagi kesehatan.

“Semoga dengan berkembangnya pemanfaatan obat tradisional harapan hidup warga Karanganyar semakin meningkat,”harapnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)