Bupati Ingatkan Soal Kematian Kepada Jama’ah Warga Tepus Kerjo

Kominfo
Bupati Kranganyar saat sampaikan Tausiyah dan sambutan giat Ashar Keliling di Masjid Makawi Dusun Tepus Desa Tamansari Kecamatan Kerjo, Kamis(29/11).

Karanganyar – 29 November 2018

Rangkaian kegiatan sholat berjama’ah Pemkab Karanganyar kali ini datangi Masjid Makawi Dusun Tepus Desa Tamansari Kecamatan Kerjo. Rombongan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar dipimpin langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis(29/11).

Camat Kerjo Wahyu Widiyanto dalam pidato sambutannya sampaikan bahwa kondisi saat ini di Kecamatan Kerjo sangat kondusif meskipun sebentar lagi akan menghadapi pilkades di 10 desa.

Beliau juga sampaikan bahwa sepuluh hari yang lalu Kecamatan Kerjo dilanda musibah pohon tumbang dan beberapa rumah rusak ketika diterpa hujan angin yang lebat beberapa hari yang lalu, banyak relawan dari masyarakat dibantu polsek dan koramil untuk evakuasi bencana. Kurangnya sarana dan prasarana menjadi penghambat lambatnya proses evakuasi karena harus meminjam sarana prasarana yang digunakan untuk evakuasi.

“ Harapannya ada bantuan sarana dan prasarana guna evakuasi bencana dari pemerintah, sehingga proses evakuasi bisa cepat “ , jelasnya

Mewakili masyarakat Kecamatan Kerjo Wahyu sampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar karena proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) sudah selasai terpasang semua. “ Sekarang Kecamatan Kerjo jadi terang jalannya, semoga bisa diperbanyak ditambah lagi “, ujarnya.

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono setelah menyerahkan bantuan sarana ibadah, dalam tausiyah sekaligus sambutannya mengingatkan untuk masyarakat agar terus meningkatkan ibadahnya supaya masjid – masjid di Karanganyar semuanya makmur karena warganya rajin beribadah ke masjid.

Mengingatkan perihal kematian, Orang nomor satu di bumi Intan pari ingatkan bahwa kematian itu datangnya tiba-tiba tanpa mengenal waktu. Ibadah menjadi bekal paling berharga yang akan dibawa ketika mati. Melalui ibadah sholat, bisa untuk menyemangati hidupagar selalu taat kepada Allah SWT.

Menghadapi pilkades, pilpres dan pilleg di tahun 2019, Bupati menghimbau momentum pilkades yang paling dekat ini bisa menjadi momen untuk latihan masyarakat supaya bisa menjadai warga yang cerdas dan bijak dalam memilih.

“ Jangan sampai masyarakat Karanganyar bercerai-berai hanya karena momen pilkades, plpres dan pilleg nanti “, tegasnya. (Ard/Adt)