Program Imunisasi MUI

 

dishubkominfo
Bupati Memberikan Sambutan, Pengarahan Sekaligus Membuka Acara Program Imunisasi di Hotel Taman Sari

Karanganyar, Rabu 28 nov 2018

Majelis Ulama Indonesia Kab. Karanganyar dan Baznas Kab. Karanganyar menyelenggarakan program imunisasi bagi anak-anak tahun 2018 yang bertempat di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (28/11).

Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan imunitas (kekebalan)  seseorang secara aktif terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dengan cara pemberian bahan imunobiologik (vaksin)  sehingga bila terpapar degan penyakit tersebut tidak akan sakit atau sakit ringan.

Yang dilaporkan saat ini masih banyak anak-anak yang tidak mau di imunisasikan,  maka akan dijadwalkan imunisasi bagi anak-anak untuk mengurangi angka kematian bayi.

Narasumber kali ini adalah Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jateng Kyai Haji prof. Dr.  Ahmad Rafiq dan saat ini menjadi direktur POM juga. Jumlah peserta kegiatan kali ini ada 150 orang. Berdasarkan laporan dari ketua panitia MUI yang di sampaikan di forum kegiatan imunisasi MUI.

Kegiatan ini di hadiri pula Bupati karanganyar yang menyampaikan beberapa harapan untuk masyarakat karanganyar supaya kedepan lebih baik dan lebih nyaman.

Dalam sambutan bupati, bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber dan juga yang hadir dalam kegiatan itu karena telah mendukung kegiatan imunisasi ini. Terima kasih Pula kepada semua pihak yg telah memberikan masukan-masukan dan bersinergi dengan pemerintah sehingga kondisi secara umum berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

Bupati juga mengungkapkan bahwa menurut pengamatan pemerintah peningkatan kwalitas keagamaan mulai meningkat dengan bagus.

Beliau memohon bantuan kepada seluruh organisasi islam supaya dapat menjaga kondisi lingkungan membaik dan nyaman dari oknum-oknum yang berbeda paham dengan masyarakat pada umumnya.

“Angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi yang di lahirkan saat ini Kab. Karanganyar termasuk rangking terbaik di jawa tengah, 1,2,3 besar sejawa tengah” begitu yg disampaikan bupati

Oleh karena itu peringkat tersebut harus tetap di tingkatkan dan semakin di perkecil angka kematiannya.

Tetapi persoalan imunisasi di Kab. Karanganyar masih peringkat tertinggi karena banyak bayi yang tidak bersedia di imunisasi. Dampak dari tidak mau di imunisasi itu sangatlah banyak. Diantaranya penyebaran penyakit yang tentunya itu akan menular di lingkungannya.

Bupati menghimbau kepada semua pihak supaya masyarakat mau memberikan imunisasi kepada bayinya. Apabila ada orang tua yang tidak memperbolehkan bayinya di imunisasi harus membuat surat pernyatan. Hal ini dilakukan apabila dikemudian hari terjadi sesuatu maka orang tua atau yang bersangkutan tidak menyalahkan pemerintah karena tidak mengimunisasikan anaknya.

Demikian Diskominfo (dn/ina)