Ermaya : Bupati Mempunyai Disiplin Kepamongan Yang Tinggi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kenang-kenangan Tri Darma kepada rektor IPDN dalam acara ramah tamah di pendopo rumah dinas bupati

 

KARANGANYAR –

Rektor Institut Pemerintahaan Dalam Negeri (IPDN) Prof Ermaya Suradinata berkali-kali memuji Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu di IPDN tersebut mengakui Juliyatmono mempunyai disiplin kepamongan yang tinggi. Hal itu dibuktikan, Bupati sangat dekat dengan masyarakat dan terpilih untuk kedua kalinya.

“Kepamongan itu ditunjukkan dengan dekat dengan masyarakat. Saya menilai pak Bupati mempunyai kepemimpinan asta brata, yakni kepemimpinan yang harus meletak pada diri seorang pamong praja,” papar Ermaya Suradinata dalam acara Ramah Tamah dengan bupati Karanganyar, IPATK, dan mahasiswa IPDN di pendopo Rumah Dinas Bupati (18/11).

Dia menambahkan kepemimpinan Asta brata adalah pemberian Tuhan yang maka kuasa dan tidak semua orang mendapatkannya. Contohnya adalah kepimpinan matahari maka seorang pemimpin bisa memberikan pencerahaan dan semangat yang tinggi. Menghidupkan alam dan mensejahterakan masyarakat dengan pelayanan yang baik. Itulah yang dinamakan kepempinan Matahari. Kemudian, pada diri Bupati juga ada kempimpinan bulan. Yakni pemimpin yang dapat memberikan penerangan dikala kegelapan. “Seorang pemimpin itu untuk mencapai sesuatu yang besar, harus dipikirkan dari mulai yang kecil dan melakukannya dengan cepat. Yakni cepat tanggap, cepat temu, cepat tepat, cepat tindak, dan cepat tuntas,” imbuhnya.

Seorang pamong praja, menurutnya harus mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Seorang dikatakan sukses manakala dia bisa mensyukuri apa yang telah dimiliki. Kemudian, pemimpin itu juga harus seperti air. Air turun ke bawah melambangkan, seorang pemimpin harus terjun ke bawah. Termasuk jika ada gelombang atau ibaratnya masalah, pemimpin harus hadir untuk menyelesaikannya. “Pak bupati bisa diberikan gelar kehormatan kepada beliau. Asalkan alumni bisa memberikan usulan kepada saya,” imbuhnya.

Dia meminta maaf manakala dalam penampilan marching band Gita Abdi Praja yang tidak berkenan. Meski demikian, penampilan Gita Abdi Praja mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat. Warga rela menunggu dan berpanas-panasan untuk menyaksikan penampilan mahasiswa IPDN.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada mahasiswa IPDN yang telah memberikan persembahan terbaik di hari jadi Karanganyar ke 101. Apalagi, hadirnya Rektor IPDN membuat suasana lebih meriah. Juliyatmono mengaku bangga dengan Rektor IPDN, ditengah kesibukan beliau masih hadir di Karanganyar. “Beliau adalah tokoh sentral penting menciptkan SDM yang berkarakter sesuai kurikulum. Alumni puluhan ribu di seluruh wilayah Indonesia dan kita doakan panjang umur, sehat dan produktif,” tambah Juliyatmono

Orang nomor satu di Karanganyar menambahkan semoga kehadiran Rektor IPDN dan mahasiswa IPDN memberikan inspirasi kepada kabupaten Karanganyar. Pihaknya yakin, masyarakat Karanganyar ingin anak-anaknya bisa diterima di IPDN. Juliyatmono berharap seluruh alumni dan memberikan teladan yang baik dan menjadi pemimpin motivasi dan motor penggerak organisasi perangkat daerah. (hr/Adt/Tgr/Ard)